Krisis oksigen Gaza makin parah, 22 stasiun berhenti beroperasi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
Krisis oksigen di Jalur Gaza semakin parah. Kementerian Kesehatan Palestina memperingatkan bahwa sedikitnya 22 dari 34 stasiun oksigen terpaksa berhenti beroperasi. Dua belas stasiun yang tersisa juga berisiko berhenti karena blokade Israel dan kelangkaan suku cadang yang parah. Stasiun-stasiun itu bekerja dalam kondisi teknis dan mekanis yang sangat rumit, dengan kapasitas yang sudah terkuras dan sering mengalami kerusakan.
Hanya empat dari 30 perangkat pengisi tabung oksigen yang masih berfungsi dan bisa berhenti kapan saja karena tim teknis tidak dapat melakukan pemeliharaan darurat. Kementerian menegaskan oksigen adalah penopang hidup bagi banyak departemen medis yang menyelamatkan nyawa. Stasiun yang tersisa menghadapi ancaman kelumpuhan total, yang membahayakan pasokan bagi rumah sakit maupun pasien di rumah. Pihaknya menyerukan pembukaan jalur segera untuk suku cadang, peralatan teknis, dan pengiriman stasiun oksigen baru.
Peringatan ini muncul setelah Doctors Without Borders pada 12 Agustus menyatakan otoritas Israel terus membatasi masuknya oli mesin dan suku cadang untuk generator rumah sakit, ambulans, dan fasilitas vital. Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) mencatat perlintasan Kerem Shalom tetap menjadi satu-satunya titik masuk barang yang beroperasi menuju Gaza. Data WHO hingga 31 Juli menunjukkan kesenjangan besar dalam sumber daya dan layanan kesehatan. Gencatan senjata berlaku di Gaza sejak 10 Oktober 2025 setelah perang yang merusak sistem kesehatan dan infrastruktur.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 14 Agustus 2026 pukul 21.01
Penasihat Trump dan BoP Bakal Temui Netanyahu Bahas Kesepakatan Perdamaian Gaza
SINDOnews · 14 Agustus 2026 pukul 18.28
72% Warga Palestina Tolak Pelucutan Senjata Hamas sebelum Penarikan Penuh Israel
Berita terkait
Freedom Flotilla kembali Menuju Gaza Tantang Blokade Ilegal Israel
Media Indonesia · 5 September 2026 pukul 16.21
94% Penduduk Gaza Butuh Tempat Tinggal dan Perlengkapan Rumah Tangga Dasar
SINDOnews · 21 Agustus 2026 pukul 21.32
Pangeran Brunei Mateen Muncul di PBB, Serukan Ini ke Dunia
CNBC Indonesia · 28 September 2026 pukul 21.56
Sugiono di PBB: RI Tegas Bela Palestina, Gaza Ujian Hati Nurani Dunia
CNBC Indonesia · 28 September 2026 pukul 09.15