KSAD Ungkap Bantuan TNI AD untuk Korban Gempa NTT
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

TNI Angkatan Darat (TNI AD) menyiapkan dukungan tambahan untuk penanganan dampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), meliputi tangki air, alat kebersihan, dan perangkat komunikasi Starlink. Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyatakan logistik dari seluruh angkatan dan kementerian telah dikirim ke wilayah terdampak. TNI AD kini memantau kebutuhan yang belum tercukupi agar bantuan tidak berhenti pada pengiriman saja, termasuk hal-hal teknis seperti cangkul, sekop, dan toren air.
Personel TNI AD di lapangan dinilai masih mencukupi, penambahan akan disesuaikan perkembangan kebutuhan. Fokus saat ini beralih ke distribusi logistik dan pemenuhan kebutuhan teknis warga serta tim, seperti pengaktifan Starlink untuk komunikasi, penyediaan air bersih melalui toren, dan perlengkapan pembersihan.
Gempa Sabtu (15/8) menewaskan 54 orang dan melukai ratusan lainnya. Tim SAR gabungan terus mencari dan menolong di Kota Mbay dan Reo, Kabupaten Manggarai. Di Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, gelombang air laut merendam 16 rumah di Desa Bonea. Sebagian warga telah pulang, namun sebagian masih mengungsi di tempat lebih tinggi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 19 Agustus 2026 pukul 10.05
Bantu Korban Gempa, 253 Ton Logistik Telah Dikirim ke NTT
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 10.57
Korban Jiwa Gempa di NTT Jadi 54 Orang
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 18.35
Mabes Polri Turunkan K9 dan 2,5 Ton Logistik ke Lokasi Gempa NTT
CNBC Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 09.27
Pemerintah Kirim 65 Ton Logistik Bantuan untuk Korban Gempa NTT
Berita terkait
Update Gempa NTT: BNPB Catat 136 Korban Jiwa dan Verifikasi Rumah Rusak Capai 70 Persen
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 20.27
BNPB: Korban gempa NTT capai 136 jiwa-70 persen rumah terverifikasi
ANTARA News · 10 September 2026 pukul 19.13
Update Gempa NTT: 111 Korban Jiwa, 9 Ribu Gempa Susulan
CNN Indonesia · 29 Agustus 2026 pukul 17.43
Update Gempa NTT: 87 Orang Meninggal dan 150 Ribu Warga Mengungsi
CNBC Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 19.00