KSP Dudung Benahi Tata Kelola Ekspor, Sentil Kewenangan Aparat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal (Purn) TNI Dudung Abdurachman mengambil langkah tegas untuk memperbaiki tata kelola ekspor mineral strategis dan logam tanah jarang (LTJ) setelah banyak pengusaha mengeluhkan bahwa komoditas ekspor mereka "disandera". Pada Selasa (28/7), Dudung memimpin rapat koordinasi khusus di Gedung Bina Graha, Komplek Istana, yang dihadiri oleh perwakilan Kementerian ESDM, Kemendag, Kemenperin, Kemenkeu, Bareskrim Polri (diwakili Brigjen Mohammad Irhamnu), Kejaksaan Agung, serta para eksportir dan badan usaha. Dalam pertemuan tersebut, Dudung mengkritik tindakan kaku oknum aparat penegak hukum dan TNI yang menghambat ekspor nasional dan memperburuk iklim investasi, menegaskan bahwa ekspor tidak boleh dihalangi kecuali ada pelanggaran aturan yang jelas. Peserta rapat menyepakati aturan yang lebih fleksibel dan transparan mengenai ambang batas kandungan LTJ untuk menjadi pedoman resmi bagi pelaku usaha. Upaya cepat ini bertujuan untuk mengamankan program prioritas nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.
Bagikan
Berita terkait
Kepala KSP Beberkan Awal Mula Polemik Ekspor Nikel Cs Setop Gegara LTJ
CNBC Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 11.20
Seskab Teddy Paling Berani Pasang Badan Bela Kebijakan Prabowo
JPNN.com · 27 September 2026 pukul 22.24
5 Berita Terpopuler: Kebijakan Terbaru Presiden soal Guru PPPK-Honorer, Pengangkatan PNS Pakai Syarat, Pola Efektivitas
JPNN.com · 27 September 2026 pukul 09.46
DPR Usulkan Subsidi Diganti Langsung ke Orang, Bukan ke Barang BBM
CNBC Indonesia · 25 September 2026 pukul 16.35