Kualitas Udara di Kepri Sangat Tidak Sehat, Kasus ISPA Melonjak
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kualitas udara di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mencapai kategori sangat tidak sehat akibat asap kebakaran hutan dan lahan dari Sumatra dan Kalimantan. Berdasarkan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU), seluruh wilayah Kepri mencatat angka di atas 101, dengan kondisi terburuk berada di Kota Batam yang mencapai angka 171.
Kondisi ini memicu lonjakan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) sejak akhir Agustus hingga pertengahan September 2026. Total kenaikan mencapai 600 kasus, dengan angka peningkatan bertahap dari 3.000 menjadi 3.600 kasus. Dinas Kesehatan Kepri mengimbau anak-anak dan lansia untuk menghindari aktivitas luar ruangan atau menggunakan masker tebal.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 14.39
Kabut Asap Pekat, Jarak Pandang di Bandara Sultan Thaha Jambi Turun ke 750 Meter
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 14.20
Kualitas Udara Jambi Memburuk Akibat Karhutla, Sekolah Diliburkan
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 09.15
Kualitas Udara Berbahaya Akibat Karhutla, Sekolah di Pekanbaru Tatap Muka Terbatas
SINDOnews · 14 September 2026 pukul 17.16
Cegah Dampak Karhutla, Gubernur Kalteng-Jurnalis Bagikan Masker, hingga Air Bersih
Berita terkait
Gegara Karhutla, Kasus ISPA Meningkat 10%
JPNN.com · 26 Agustus 2026 pukul 06.49
Kualitas Udara di Kota Bogor Berstatus Sedang, Pasien ISPA meningkat
Detik.com · 12 September 2026 pukul 11.59
Kabut Asap Karhutla, 3.028 Warga Pekanbaru Terserang ISPA
Media Indonesia · 11 September 2026 pukul 17.00
Yang Terbaru dari Penanganan Karhutla
kumparan · 11 September 2026 pukul 08.30