Kualitas Udara Kalbar Masih Bahaya, Jarak Pandang di Bawah 1 Km
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan kualitas udara di sejumlah wilayah Kalimantan masih berada pada kategori berbahaya hingga tidak sehat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Di Kalimantan Barat, tercatat 46 titik api dengan luas terbakar mencapai 528 hektar. Dari lahan tersebut, lebih dari 354 hektar berhasil dipadamkan. Namun, kualitas udara masih dianggap berbahaya dengan jarak pandang di bawah satu kilometer. Lahan gambut yang dalam (hingga 4-5 meter) dan minimnya curah hujan menjadi kendala utama dalam proses pemadaman api.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 1 September 2026 pukul 19.17
BNPB: 30 Titik Api Masih Menyala di Kalimantan Barat
SINDOnews · 2 September 2026 pukul 16.10
Karhutla di Kalbar Belum Padam, 375 Hektare Lahan Terbakar dan Udara Berbahaya
SINDOnews · 1 September 2026 pukul 20.05
BNPB Sebut 135 Hektare Lahan Terbakar Berhasil Dipadamkan
Media Indonesia · 3 September 2026 pukul 17.34
Malaysia Kerahkan Operasi Hujan Buatan Tangani Asap Karhutla
Berita terkait
Total Luas Karhutla di Indonesia 72.798 Ha, Paling Besar di Kalbar
Detik.com · 23 Agustus 2026 pukul 07.35
BNPB Ungkap Ada 198 Hotspot di Kalimantan Barat
kumparan · 22 Agustus 2026 pukul 13.03
BNPB Temukan 198 Titik Api di Kalbar, Terbanyak di Ketapang
CNN Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 12.50
Legislator PKS Minta Pemerintah Tak Anggap Karhutla di Kalbar Dinamika Musiman
JPNN.com · 3 September 2026 pukul 14.27