Kualitas Udara masih tidak Sehat, Pemkot Padang Panjang Tambah PJJ Dua Hari
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Kota Padang Panjang memperpanjang kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) selama dua hari, 17-18 September 2026, akibat kualitas udara yang masih tidak sehat. Berdasarkan data UPTD Laboratorium Lingkungan Hidup Dinas Perkim LH Kota Padang Panjang per 16 September 2026, Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) mencapai 163,943, masuk kategori tidak sehat dan berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan, terutama bagi anak-anak sekolah. Langkah ini diambil untuk melindungi kesehatan peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan dari risiko gangguan pernapasan. Wali Kota Hendri Arnis menyatakan kebijakan ini sebagai langkah preventif guna menjaga keselamatan para pelajar hingga kondisi udara membaik. Ia juga mengimbau orang tua untuk mendampingi anak-anak selama pembelajaran daring serta membatasi aktivitas fisik di luar ruangan. Masyarakat diharapkan mengurangi aktivitas di luar, mengenakan masker saat keluar rumah, dan memantau kesehatan keluarga. Warga yang mengalami keluhan akibat paparan udara buruk disarankan segera ke fasilitas kesehatan terdekat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 16 September 2026 pukul 09.51
FOTO: Siswa Dipulangkan karena Kualitas Udara Memburuk di Padang
Detik.com · 16 September 2026 pukul 07.58
Asap Karhutla Picu Kenaikan Kasus ISPA di Riau
Detik.com · 15 September 2026 pukul 18.51
Kualitas Udara Kota Pekanbaru Memburuk, Walkot Tetapkan PJJ Sampai Sabtu
Berita terkait
Mendikdasmen Atur PJJ Sekolah Terdampak Asap Karhutla
CNN Indonesia · 29 Agustus 2026 pukul 04.00
Udara di Kotim Kalteng Masuk Zona Berbahaya, Warga Diminta Waspada
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 16.40
Riau Mulai Dikepung Asap, Pemerintah Didesak Segera Lakukan Hal Ini
JPNN.com · 22 Agustus 2026 pukul 16.16
Indeks Pencemaran Udara di Kutai Barat Capai 360, Warga Keluhkan Sesak Napas akibat Kabut Asap
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 18.11