Kualitas Udara Memburuk, BMKG Minta Warga Palembang Pakai Masker
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat Palembang untuk menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan. Imbauan ini dikeluarkan setelah konsentrasi partikulat halus (PM2.5) di Stasiun Statistik PM2.5 Musi 2 Palembang mencapai 57,2 mikrogram per meter kubik (µg/m³) pada Rabu (5/8/2026) pukul 18.00 WIB. Nilai ini melebihi ambang batas aman yang ditetapkan BMKG sebesar 35 µg/m³, sehingga kualitas udara masuk kategori tidak sehat. Kepala Stasiun Klimatologi Kelas I Sumatera Selatan, Wandayantolis, menjelaskan bahwa penurunan kualitas udara diduga disebabkan oleh asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang tersebar hingga ke Kota Palembang melalui pengaruh angin. BMKG juga mendorong masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat kondisi udara terlihat berkabut atau tercium bau asap di lingkungan sekitar.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 07.55
FOTO: Kabut Asap Selimuti Palembang
CNN Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 12.10
BMKG Ungkap Ratusan Wilayah Tak Diguyur Hujan 2 Bulan Lebih
CNN Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 17.30
BMKG Sebut Asap Karhutla Kalbar Berpotensi Menyeberang ke Malaysia
Berita terkait
Medan, Palembang, dan Sejumlah Kota Diprakirakan Hujan Hari Ini
VOI · 16 Agustus 2026 pukul 07.50
BMKG: El Nino Kuat Picu Kemarau Ekstrem Hingga Karhutla Makin Parah
CNN Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 12.15
Kemenhut Optimalkan OMC Demi Cegah Karhutla, Prioritas di Kalteng dan Kalbar
JPNN.com · 14 Agustus 2026 pukul 14.36
BMKG Ingatkan El Nino Kuat di Jatim, Warga Diminta Waspadai Karhutla hingga Awal 2027
JPNN.com · 13 Agustus 2026 pukul 16.40