Dikepung Asap Karhutla, Kualitas Udara di Palembang Sangat Tidak Sehat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat kualitas udara di Kota Palembang pada Kamis (3/9) pukul 03.00 WIB berada pada level tertinggi 'sangat tidak sehat' akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumaterang Selatan. Pengukuran PM2.5 di Stasiun Musi 2 Palembang mencapai 235,6 µg/m³, jauh di atas batas aman 24 µg/m³. Partikulat halus ini menyebabkan kabur asap menyebar ke pusat kota. BMKG merekomendasikan masyarakat, terutama yang rentan gangguan pernapasan, untuk membatasi aktivitas di luar ruangan dan menggunakan masker serta kacamata bila harus keluar.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 4 September 2026 pukul 08.36
Asap Karhutla Kalimantan Terbang ke Malaysia, Menhut: Lindungi Rakyat Sekaligus Tetangga
JPNN.com · 3 September 2026 pukul 17.46
Pemerintah Perkuat Operasi Modifikasi Cuaca untuk Atasi Karhutla
Media Indonesia · 3 September 2026 pukul 17.34
Malaysia Kerahkan Operasi Hujan Buatan Tangani Asap Karhutla
Media Indonesia · 3 September 2026 pukul 16.52
Asap Karhutla Kepung Davao Filipina, Warga Diminta Tetap di Rumah
Berita terkait
Kualitas Udara Memburuk, BMKG Minta Warga Palembang Pakai Masker
JPNN.com · 7 Agustus 2026 pukul 06.00
Kabut Asap Masih Selimuti Palembang, Kualitas Udara Tidak Sehat
CNN Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 15.42
BMKG: Kualitas Udara di Kubu Raya Kalbar Kategori Hitam
CNN Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 10.26
Kualitas Udara Banjarbaru Masuk Kategori Berbahaya akibat Karhutla
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 17.08