Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Lahan Sekolah Rakyat Muna Barat Capai 10 Hektare, Bisa Tampung 2.000 Siswa

Pemerintah Kabupaten Muna Barat telah memperluas lahan untuk pembangunan Sekolah Rakyat permanen dari 6 hektare menjadi 10 hektare. Perluasan ini dilakukan untuk menyesuaikan dengan peningkatan kapasitas sekolah dari 1.000 menjadi 2.000 siswa, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono memastikan bahwa usulan pembangunan akan diproses agar dapat mengikuti tender pada Oktober 2026.

Proses administrasi sedang berlangsung di Kementerian Sosial, setelah itu akan diteruskan ke Kementerian Pekerjaan Umum untuk verifikasi lapangan. Jika tender berhasil dilaksanakan pada Oktober, pembangunan ditargetkan dimulai tahun ini, dan sekolah akan dibuka untuk perekrutan siswa pada tahun ajaran berikutnya, yaitu Desember mendatang. Agus Jabo Priyono menekankan pentingnya koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Muna Barat dan Sekretariat Bersama Sekolah Rakyat untuk mempercepat proses.

Lokasi yang diusulkan berada di Desa Sawerigadi, Kecamatan Barangka, Kabupaten Muna Barat. Tanah milik Pemerintah Kabupaten ini terletak sekitar satu kilometer dari jalan nasional, yang memudahkan akses bagi peserta didik dan tenaga pendidik. Bupati Muna Barat, Ali Basa, menyatakan bahwa Sekolah Rakyat sangat dibutuhkan, terutama bagi anak-anak di wilayah kepulauan yang putus sekolah, untuk memberikan mereka keterampilan hidup.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait