Lampu ADAS Biru yang Menempel di Mobil China Ternyata Berbahaya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

China akan memberlakukan larangan penggunaan lampu biru yang menunjukkan aktivasi Sistem Bantuan Pengemudi Tingkat Lanjut (ADAS) pada kendaraan penumpang, mulai dari permohonan persetujuan model baru pada Agustus 2026. Keputusan ini diambil oleh Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi (MIIT) karena lampu biru tidak sesuai dengan standar nasional China GB4785, yang hanya mengizinkan empat warna untuk lampu eksterior kendaraan: putih, merah, kuning, dan jingga. Akibatnya, kendaraan yang masih menggunakan lampu biru tidak memenuhi syarat untuk pengajuan pengumuman produk dari otoritas China.
Larangan ini muncul setelah tren penggunaan lampu indikator ADAS berwarna biru populer di kalangan produsen EV China, dimulai dengan peluncuran Li Auto L9 pada Agustus 2022 yang menggunakan lima lampu biru. Produsen lain seperti Aito, Xpeng, Nio, dan BYD juga mengadopsi fitur serupa. Komite Standardisasi Otomotif Nasional Tiongkok diharapkan akan mengeluarkan persyaratan tambahan untuk standar GB4785 guna memperjelas larangan tersebut.
Bagikan
Berita terkait
Toyota Siap Rebut Pelanggan Mobil Listrik China di Kandang BYD
SINDOnews · 23 September 2026 pukul 21.22
Trump Bentuk Satgas AI, Kini Cari Calon Kaisarnya
Detik.com · 21 September 2026 pukul 18.06
Trump Mau Bentuk Pasukan AI, Tunjuk Pimpinannya Sebagai Kaisar
CNBC Indonesia · 20 September 2026 pukul 19.15
Pihak China 'Ogah' Diajak Pihak AS Kurangi Pengembangan AI
Warta Ekonomi · 16 September 2026 pukul 23.19