Toyota Siap Rebut Pelanggan Mobil Listrik China di Kandang BYD
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Toyota akan memulai produksi kendaraan listrik jarak jauh (EREV) di Tiongkok pada April 2027, dengan target 200.000 unit pada tahun pertama dan 400.000 unit pada 2028. Langkah ini dilakukan untuk memperluas portofolio kendaraan listrik perusahaan di pasar terbesar dunia, yang didominh BYD dan merek lokal lainnya. EREV menggabungkan motor listrik dengan mesin pembakaran untuk pembangkitan daya, memungkinkan pengisian bahan bakar tradisional dan mengurangi ketergantungan pada infrastruktur pengisian. Strategi ini bertujuan meningkatkan daya saing Toyota di tengah persaingan ketat dan harga murah dari kendaraan listrik murni (BEV) lokal. Produksi akan didukung transformasi digital di Distrik Gia Lam, yang telah menyiapkan infrastruktur untuk mendukung operasional manufaktur. Toyota menargetkan pasar konsumen Tiongkok yang semakin mengutamakan kendaraan berteknologi tinggi dengan fleksibilitas penggunaan yang lebih besar dibandingkan BEV konvensional.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 22 September 2026 pukul 06.42
BYD Sengaja Menjinakkan Performa Atto 2 Terbaru Demi Ini
Berita terkait
BYD Tarik 180 Ribu Mobil di China, Ini Masalahnya
Warta Ekonomi · 21 September 2026 pukul 17.49
Lebih Lunak ke Xi Jinping, Trump Izinkan Produsen China Bangun Pabrik Mobil di AS
Warta Ekonomi · 16 September 2026 pukul 19.20
10 PHEV Terlaris Agustus 2026, BYD M6 DM Unggul Telak
Warta Ekonomi · 14 September 2026 pukul 08.54
BYD Bawa M6 Produksi Lokal ke GIIAS Bandung 2026
Warta Ekonomi · 11 September 2026 pukul 10.45