Langka, AS Ancam Inggris Terkait Isu Falkland
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Amerika Serikat (AS) telah mengancam akan meninjau kembali dukungannya terhadap Inggris mengenai kedaulatan Kepulauan Falkland jika London tidak meningkatkan anggaran pertahanannya secara signifikan. Langkah ini dilaporkan oleh The Telegraph dan ditujukan untuk mendorong Inggris memenuhi target anggaran pertahanan NATO yang baru. Ketegangan ini muncul di tengah perbedaan antara AS dan Inggris terkait isu pertahanan, Iran, dan Kepulauan Chagos. Konflik atas Falkland telah berlangsung hampir 200 tahun, mencapai puncaknya pada 1982 ketika Argentina menginvasi kepulauan tersebut. Inggris berhasil merebut kembali wilayah itu setelah pertempuran selama 74 hari di bawah kepemimpinan Perdana Menteri Margaret Thatcher. AS secara historis mendukung klaim Inggris atas Falkland namun tidak pernah secara tegas mengakui kedaulatan Inggris. Laporan ini menunjukkan bahwa AS kini menuntut komitmen militer yang lebih besar dari Inggris sebagai syarat dukungan terhadap klaim kedaulatannya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 30 Agustus 2026 pukul 06.15
Presiden Iran Minta Trump Tak Picu Kekacauan, Tegaskan Teheran Tak Akan Menyerah
Media Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 23.09
AS Peringatkan Israel Jangan Coba-Coba Serang Iran
Berita terkait
Iran Peringatkan Masih Punya Banyak Kejutan untuk Musuh-musuhnya
SINDOnews · 29 Agustus 2026 pukul 12.31
8 Fakta Menarik 6 Bulan Perang Iran dan AS dalam Angka
SINDOnews · 29 Agustus 2026 pukul 20.20
Gedung Putih Bilang Tidak Sedang Negosiasi dengan Iran, Semua Opsi Tetap Terbuka
VOI · 28 Agustus 2026 pukul 08.00
NATO Mulai Panik, AS Mau Tarik Pasukan dari Eropa?
CNBC Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 20.45