Presiden Iran Minta Trump Tak Picu Kekacauan, Tegaskan Teheran Tak Akan Menyerah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Iran Masoud Pezeshkian meminta Presiden Amerika Serikat Donald Trump agar tidak menciptakan kekacauan di tengah konflik yang sedang berlangsung. Dalam pernyataannya di Teheran, Pezeshkian menegaskan bahwa Teheran tetap memilih dialog berdasarkan memorandum kesepahaman, namun tidak akan pernah menyerah pada tekanan atau ancaman asing. Ia menyatakan bahwa Iran tidak menginginkan perang, tetapi akan merespons tegas jika diserang, dan menegaskan bahwa persatuan bangsa Iran tidak bisa dipaksa untuk menyerah.
Pezeshkian juga menuduh Israel berupaya memecah persatuan negara-negara Muslim, sekaligus menekankan pentingnya persatuan Islam untuk menghadapi ancaman tersebut. Di dalam negeri, ia menyoroti pentingnya keberlangsungan pasokan energi—terutama gas, listrik, dan air—menuju industri sebagai "garis merah" sebelum musim dingin. Pemerintah Iran berencana mengatur konsumsi energi dengan pembatasan yang lebih dulu diterapkan pada gedung pemerintah dan fasilitas publik, bukan masyarakat umum.
Konflik ini dimulai pada 28 Februari dengan serangan AS dan Israel terhadap fasilitas militer dan infrastruktur Iran. Teheran menanggapi dengan serangan rudal dan drone terhadap Israel dan fasilitas militer AS. Pada Juni, kedua belah pihak mencapai memorandum kesepahaman 14 poin melalui mediasi Pakistan dan Qatar, yang mencakup pembukaan kembali Selat Hormuz, pencabutan sanksi, dan pembebasan aset Iran. Iran menyatakan kemajuan perundingan lebih lanjut bergantung pada kepatuhan AS terhadap komitmen yang telah disepakati.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 29 Agustus 2026 pukul 20.20
8 Fakta Menarik 6 Bulan Perang Iran dan AS dalam Angka
SINDOnews · 29 Agustus 2026 pukul 12.31
Iran Peringatkan Masih Punya Banyak Kejutan untuk Musuh-musuhnya
Media Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 23.09
AS Peringatkan Israel Jangan Coba-Coba Serang Iran
Warta Ekonomi · 28 Agustus 2026 pukul 16.25
Trump Sebut Selat Hormuz Terbuka, AS Klaim Pegang Kendali dan Blokade Iran
Berita terkait
Trump: Iran Harusnya Kibarkan Bendera Putih Tanda Menyerah!
SINDOnews · 18 Agustus 2026 pukul 07.27
Gedung Putih Bilang Tidak Sedang Negosiasi dengan Iran, Semua Opsi Tetap Terbuka
VOI · 28 Agustus 2026 pukul 08.00
Presiden Pezeshkian Tegaskan Iran Tidak Memulai Perang dan Hanya Membela Diri
VOI · 28 Agustus 2026 pukul 05.00
AS Tidak akan Mendapatkan Hasil dari Sanksi Ekonomi Terhadap Iran
VOI · 27 Agustus 2026 pukul 05.00