Lapor ke Prabowo, Bahlil Sebut Pabrik Baterai EV Karawang Sudah Tuntas
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia mengumumkan bahwa pabrik baterai kendaraan listrik PT Contemporary Amperex Technology Indonesia Battery (CATIB) di Karawang, Jawa Barat, telah selesai dibangun dan siap berproduksi. Pabrik ini merupakan hasil patungan antara Indonesia Battery Corporation (IBC) dan anak usaha produsen baterai Tiongkok, Contemporary Amperex Technology Co. Limited (CATL).
Kapasitas produksi tahap pertama mencapai 6,9 gigawatt hour (GWh) dengan target operasi komersial mulai akhir Juli 2026. Progres pembangunan sudah mencapai 90%, dan rencana ekspansi ke minimal 15 GWh akan ekuivalen dengan sekitar 250 ribu kendaraan listrik. Pabrik ini bagian dari rantai nilai nikel Indonesia, mendukung hilirisasi dari pertambangan hingga produksi baterai.
Direktur Utama IBC Aditya Farhan Arif menyebutkan bahwa pembeli sudah siap, sehingga produksi dapat langsung berjalan komersial. Pabrik ini komponen penting dalam ekosistem industri nikel terintegrasi di Indonesia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 30 Juli 2026 pukul 12.21
Motor dan Mobil Listrik Nasional Jadi Prioritas Dapat Insentif
Berita terkait
RI Bersiap Punya Pabrik Baterai Terbesar, Ini Profilnya
CNBC Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 11.55
Bertemu Prabowo, TVS India Ungkap Rencana Produksi Motor Berbasis Etanol di Indonesia
SINDOnews · 17 September 2026 pukul 20.02
Pabrik Baterai EV Terbesar ke-2 RI Sudah Beroperasi Juli 2026
CNBC Indonesia · 14 September 2026 pukul 21.10
Kementerian ESDM: Pabrik Baterai EV CATL-IBC di Karawang Mulai Beroperasi
kumparan · 22 Agustus 2026 pukul 04.00