Latihan Militer Buat Tragedi, Pesawat Jatuh dan Hantam Gunung
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Empat orang tewas dalam kecelakaan pesawat ambulans udara Beechcraft King Air 90 di New Mexico, AS, pada 13 Mei 2026. Pesawat yang sedang melakukan misi evakuasi medis dari Roswell ke Bandara Regional Sierra Blanda jatuh ke lereng Pegunungan Capitan setinggi sekitar 10.000 kaki. Laporan awal Dewan Keselamatan Transportasi Nasional (NTSB) mengaitkan kecelakaan ini dengan latihan militer AS yang mengganggu sinyal GPS di wilayah tersebut. Latihan pengacauan sinyal GPS oleh militer AS membuat sistem navigasi pesawat sipil terganggu, sehingga petugas pengatur lalu lintas udara kesulitan mengalihkan penerbangan menggunakan metode navigasi konvensional. Beberapa menit setelah lepas landas, pilot pesawat melaporkan kehilangan sinyal GPS dan terbang lebih rendah dari ketinggian yang aman. Di saat yang sama, Angkatan Udara AS sedang menggelar latihan tahunan NAVFEST di White Sands Missile Range, yang sebelumnya telah diperingatkan oleh FAA berpotensi mengganggu sinyal GPS hingga radius 640 kilometer selama 12-18 Mei. Situasi di ruang kendali semakin rumit karena harus menangani empat pesawat lain yang juga kehilangan sinyal GPS, sehingga arahan navigasi untuk pesawat ambulans tidak pernah diberikan. Ketika pilot melihat lampu bandara dari kejauhan, mereka memutuskan melakukan pendekatan visual tanpa menyadari keberadaan pegunungan. Pesawat akhirnya menghantam lereng gunung, menewaskan seluruh awak dan memicu kebakaran hutan yang baru berhasil dipadamkan hampir sebulan kemudian. NTSB menegaskan penyelidikan masih berlangsung dan penyebab pasti kecelakaan akan ditetapkan setelah investigasi selesai tahun depan.
Bagikan
Berita terkait
Jet Tempur F-16 Turki Jatuh saat Latihan, Pilot Selamat
Detik.com · 13 Agustus 2026 pukul 00.15
Korut Kecam Latihan Gabungan AS-Korsel, Ancam Respons Tegas!
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 15.39
Korut Ngamuk, AS dan Korsel Latihan Militer Besar-besaran
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 13.10
Rezim Kim Jong-un Marah AS-Korsel Latihan Tempur 46.500 Tentara: Itu Gladi Resik Invasi!
SINDOnews · 14 Agustus 2026 pukul 10.08