Tragedi Pesawat Terjun Bebas Akibat Komponen Kecil Lupa Dipasang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pesawat amfibi de Havilland DHC-3 Otter milik Friday Harbor Seaplanes mengalami kecelakaan fatal pada 4 September 2022 setelah lepas landas dari Friday Harbor Seaplane Base. Sekitar 18 menit setelah mengudara, pesawat tiba-tiba menanjak 8 derajat lalu langsung menukik ke bawah hingga kemiringan 58 derajat. Pesawat menghantam permukaan air di Mutiny Bay dan tenggelam hingga kedalaman 200 kaki. Seluruh 10 orang di atas pesawat termasuk pilot dan 9 penumpang tewas seketika. Kondisi cuaca saat kejadian dilaporkan cerah dengan sedikit turbulensi, dan pesawat sedang berada pada ketinggian 600 hingga 1.000 kaki dengan kecepatan 115-135 knot.
Laporan NTSB mengungkapkan penyebab kecelakaan adalah terlepasnya mur penjepit (clamp nut) dari tabung aktuator penstabil horizontal. Mur tersebut lepas karena ring penguncinya (lock ring) tidak ada atau hilang. Puing aktuator yang ditemukan tidak memiliki cincin pengunci. NTSB menduga ring pengunci lupa dipasang selama perawatan lima bulan sebelumnya pada April 2022. Selama perawatan tersebut, direktur pemeliharaan memasang segel kelembapan berwarna merah untuk mencegah korosi. Pengujian laboratorium membuktikan segel ini meningkatkan gesekan antara mur penjepit dan baut mata, berpotensi memengaruhi kinerja komponen.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 11 September 2026 pukul 07.01
NTSB: Pesawat Kargo Amazon Mendarat Terlalu Cepat Sebelum Lolos Landasan
CNBC Indonesia · 10 September 2026 pukul 20.30
Misteri Pesawat Amazon Jatuh: Rekaman Kokpit Ungkap Fakta Mengejutkan
Berita terkait
Kronologi Pesawat Boeing 767 Tabrak Mobil-Mobil saat Mendarat, 5 Tewas
CNBC Indonesia · 8 September 2026 pukul 08.50
Kotak Hitam Pesawat Kargo Amazon Ditemukan, NTSB Prioritaskan Evakuasi Korban
Media Indonesia · 8 September 2026 pukul 07.18
Dramatis! Pesawat Kargo Amazon Tabrak Beberapa Kendaraan di Bandara Miami, 5 Tewas
SINDOnews · 7 September 2026 pukul 07.50
Mesin Terlepas Saat Lepas Landas Bikin Ratusan Orang Tewas
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 15.37