Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Lebih dari 250 Hari Bertugas, Prajurit di Kapal Induk USS Abraham Lincoln Hadapi Krisis Sanitasi dan Depresi

Ribuan personel militer Amerika Serikat di kapal induk USS Abraham Lincoln menghadapi krisis kesehatan dan sanitasi setelah lebih dari 250 hari berlayar tanpa singgah. Masalah mencakup kekurangan makanan, fasilitas sanitasi rusak seperti kamar mandi berjamur dan toilet tidak berfungsi, serta tekanan mental yang meningkat akibat kelelahan dan ketiadaan istirahat di daratan. Prajurit melaporkan porsi makan yang sangat kecil, minimnya perlengkapan higiene, dan gangguan pengiriman surat yang menyebabkan paket bantuan hilang.

Para anggota Kongres, termasuk Senator Richard Blumenthal dan Anggota DPR Mike Levin, mendesak Pentagon untuk bertindak cepat dengan merinci kondisi di atas kapal. Penugasan yang awalnya dijadwalkan berakhir pada Mei telah diperpanjang tanpa kepastian kepulangan. Menteri Pertahanan Pete Hegseth menyatakan situasi telah disalahartikan dan menjamin pasokan memadai, sementara Angkatan Laut AS membantah peningkatan percobaan bunuh diri namun memprioritaskan pengiriman bahan kritis. Kasus ini menimbulkan pertanyaan tentang kemampuan armada mempertahankan operasional dalam kondisi ekstrem.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait