Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Yang Diketahui soal Petaka di Kapal Induk USS Abraham Lincoln

Para pelaut di kapal induk USS Abraham Lincoln AS menghadapi kondisi sulit selama penugasan panjang di Timur Tengah dalam perang melawan Iran. Mereka melaporkan kekurangan persediaan dasar, masalah sanitasi, penjatahan makanan ketat, gangguan pengiriman surat, serta krisis kesehatan mental. Setidaknya dua pelaut dilaporkan mencoba bunuh diri dengan melompat ke laut namun berhasil dicegah, dan satu personel jatuh ke laut lalu diselamatkan. Laporan lain yang menyebut tujuh tentara tewas berkelahian di atas kapal dibantah militer AS melalui CENTCOM yang menegaskan tidak ada personel yang meninggal. Kejadian ini memicu sorotan publik terhadap Komando Pusat AS (CENTCOM).

Situasi ini mendorong AS mengerahkan kapal induk USS George Washington dari Pasifik ke Timur Tengah untuk menggantikan USS Abraham Lincoln yang telah berlayar lebih dari 260 hari tanpa henti dengan 10.000 penerbangan pesawat. USS George Washington berangkat dari Da Nang, Vietnam, dan terlihat melintasi Selat Singapura menuju Samudra Hindia. Di sisi politik, Pemimpin Minoritas Senat Chuck Schumer menyerukan pemecatan Menteri Pertahanan Pete Hegseth yang dianggap tidak kompeten. Sejumlah anggota Kongres Demokrat juga menuntut penyelidikan resmi terhadap kondisi di atas kapal induk tersebut.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait