Lebih dari 6.000 Orang Diamputasi di Gaza, Kaki Palsu Sangat Langka
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Lebih dari 6.000 kasus amputasi tercatat di Jalur Gaza sejak awal perang, menurut data Kementerian Kesehatan Gaza. Kondisi ini diperparah oleh kelangkaan pasokan medis dan peralatan, yang menghambat produksi kaki palsi dan layanan rehabilitasi. Husni Muhanna dari Pusat Prostetik dan Paralisis Gaza menyampaikan bahwa sekitar 25 persen pasien yang dilayani adalah anak-anak, yang membutuhkan kaki palsi khusus dan penyesuaian rutin akibat pertumbuhan tubuh. Pusat layanan ini kekurangan peralatan dan bahan seperti gips untuk produksi kaki palsi. Data terpisah dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat 2.277 orang yang menjalani amputasi diperiksa antara September 2024 dan Mei 2026, dengan 18 persen di antaranya adalah anak-anak dan 76 persen kasus melibatkan anggota tubuh bagian bawah. Pembatasan masuknya pasokan medis dan teknis sangat membatasi kemampuan pusat dalam menangani peningkatan jumlah pasien yang membutuhkan kaki palsi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 28 Agustus 2026 pukul 04.00
Israel akan Kembalikan Jenazah Anak Palestina yang Ditahan Sejak Tewas November 2025
VOI · 27 Agustus 2026 pukul 12.35
Israel Masih Menahan Ratusan Jenazah Warga Palestina yang Tewas
Berita terkait
Serangan Israel di Gaza Tengah Tewaskan 3 Orang, Termasuk Bocah 4 Tahun
kumparan · 24 Agustus 2026 pukul 12.25
Menhan Israel Ancam Pembunuhan Buntut Layang-layang dari Gaza
Detik.com · 24 Agustus 2026 pukul 11.51
Israel Marah ke Hamas Gegara Layang-layang dari Gaza
Detik.com · 24 Agustus 2026 pukul 10.58
Netanyahu Ancam Serang Gaza Lagi Gara-gara Layang-layang
Warta Ekonomi · 24 Agustus 2026 pukul 07.23