Lembaga HAM Peringatkan Proyek Eliminasi Israel di Tepi Barat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Lembaga hak asasi manusia Israel, B'Tselem, memperingatkan adanya kampanye sistematis pemerintah Israel untuk menghapus kehadiran warga Palestina dari Tepi Barat. Laporan bertajuk 'Elimination Project' yang dirilis pada 14 September 2026 merinci berbagai taktik yang digunakan, termasuk tekanan fisik dan ekonomi, kriminalisasi pengorganisasian politik, hingga penangkapan aktivis, mahasiswa, dan jurnalis. Sejak Oktober 2023, setidaknya 60 jurnalis Palestina di Tepi Barat ditangkap. Direktur Eksekutif B'Tselem, Yuli Novak, menegaskan bahwa aksi-aksi tersebut bukan insiden terpisah, melainkan bagian dari satu proyek politik tunggal yang bertujuan menetapkan kedaulatan permanen Yahudi-Israel di wilayah pendudukan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 15 September 2026 pukul 16.23
Wanita Palestina Melahirkan di Penjara Israel setelah 6 Bulan Ditahan Tanpa Dakwaan
Detik.com · 14 September 2026 pukul 18.14
600 Pemukim Israel Serbu Masjid Al-Aqsa, Akses Warga Palestina Dibatasi
Warta Ekonomi · 14 September 2026 pukul 13.02
Palestina Sambut Deklarasi BRICS, Desak Dunia Hentikan Israel
ANTARA News · 13 September 2026 pukul 18.53
Ratusan pemukim Israel serbu Masjid Al Aqsa
Berita terkait
Uni Eropa Kecam Eskalasi Terorisme oleh Pemukim di Tepi Barat Palestina
VOI · 10 September 2026 pukul 10.15
Serangan Israel Sebabkan Pengungsian Warga Palestina di Tepi Barat Sejak 2023
VOI · 21 Agustus 2026 pukul 21.00
Prancis Kecam Penjajah Israel Sita Rumah Warga Palestina di Tepi Barat
SINDOnews · 15 Agustus 2026 pukul 10.22
Warga Palestina Ungkap Kekejaman Penjajah Israel di Tepi Barat: Jangan Keluar, Nanti Kamu Dibunuh
SINDOnews · 15 Agustus 2026 pukul 08.28