Jakarta · Jumat, 21 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Serangan Israel Sebabkan Pengungsian Warga Palestina di Tepi Barat Sejak 2023

Sejak Januari 2023, serangan pihak pendudukan Israel menyebabkan pengungsian penuh atau parsial 107 komunitas Palestina di Tepi Barat, kata Human Rights Watch (HRW) berdasarkan data OCHA. Rata-rata 6,6 serangan per hari tercatat pada 2023, dengan tingkat korban jiwa, luka, kerusakan properti, dan kekerasan seksual yang meningkat khususnya pada Maret-April 2023. HRW menyelidiki serangan pada April-Mei 2023 di wilayah Ramallah, Nablus, dan Lembah Yordan melalui wawancara 20 saksi serta video rekaman. Pemerintah Israel dan pemukim memiliki tujuan bersama menguasai lahan dan meminimalkan populasi Palestina, sementara negara secara aktif memfasilitasi kekerasan dengan senjata, perlindungan hukum, dan anggaran. Dana sekitar 50 juta shekel (16 juta USD) disetujui untuk pos-pos permukiman ilegal beserta perlengkapan operasional pemukim. Setidaknya 15 warga Palestina tewas akibat tindakan pemukim hingga 24 Juli 2024, termasuk dua anak. ICJ pada Juli 2024 memutuskan pendudukan Israel melanggar hukum internasional dan Israel gagal mencegah serangan pemukim. Pengungsian diperparah sejak eskalasi Gaza 8 Oktober 2023 dengan perluasan permukiman dan pembatasan pergerakan.

Peristiwa ini diliput 4 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait