Lewat Lemigas, Impor BBM RI dari Rusia Sudah Terlaksana!
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengumumkan bahwa tahap pertama impor bahan bakar minyak dari Rusia telah direalisasikan oleh pemerintah Indonesia melalui mekanisme antarpemerintah (G2G). Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi (Lemigas) ditunjuk sebagai Badan Layanan Umum (BLU) untuk menangani teknis impor, meskipun jumlah pastinya tidak diungkapkan. Langkah ini bertujuan untuk menjaga cadangan energi dalam negeri di atas standar minimum nasional dan mengantisipasi gangguan rantai pasok global. Bahlil menegaskan bahwa harga bahan bakar bersubsidi dan LPG tetap stabil tanpa kenaikan. Peraturan Presiden Nomor 26 Tahun 2026 memperluas peran Lemigas sebagai BLU yang berwenang melakukan pengadaan, termasuk impor minyak mentah dan BBM. Wakil Menteri Yuliot Tanjung menyatakan pemerintah akan mengoptimalkan lembaga yang sudah ada, bukan membentuk BLU baru, dan prioritas diberikan pada pasokan minyak domestik. Aturan tersebut memungkinkan kontraktor kontrak kerja sama dalam negeri untuk memasok minyak ke pasar lokal saat pasokan global terbatas, dengan harga berdasarkan ICP untuk melindungi kontraktor. \n\ntags":["impor-minyak-indonesia-rusia","keamanan-energi","harga-bbm-subsidi","lemigas-blau","pengadaan-minyak-domestik
Bagikan
Berita terkait
Paskibraka Formasi Angka 81 saat Pengibaran Bendera di Istana Merdeka
JawaPos · 17 Agustus 2026 pukul 11.00
Pemprov DKI Raih WTP ke-9 Berturut-turut, Pram: Jaga Kepercayaan Publik
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 10.59
Korban Jiwa Gempa di NTT Jadi 54 Orang
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 10.57
Bangga, Prabowo Minta Komandan Upacara Kolonel Priyo Menghadap
CNN Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 10.56