Liga Santri 2026, KSMI Ancam Cabut Gelar Tim yang Pakai Pemain Profesional
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Komite Sepak Bola Mini Indonesia (KSMI) menyiapkan aturan ketat untuk Liga Santri 2026 yang akan digelar secara nasional pada Oktober 2026. Turnamen ini akan melibatkan klub-klub santri dari pondok pesantren di seluruh Indonesia. Kepanitiaan turnamen dibentuk dalam rapat pleno pengurus KSMI di Jakarta, dengan Pamungkas Trishadiatmoko (Moko Pamungkas) sebagai ketua panitia pelaksana. Kompetisi akan dimulai dengan seleksi di daerah yang menjadi tanggung jawab ketua KSMI setempat, untuk memastikan peserta memenuhi kriteria sebagai peserta Liga Santri. Aturan yang ditetapkan mencakup larangan penggunaan pemain profesional, dengan sanksi pencabutan gelar juara jika ditemukan pelanggaran. Wakil Ketua Umum Bidang Media, IT & Digital Tundra Meliala menekankan bahwa aturan ini penting untuk menjaga sportivitas dan tujuan pembinaan sepak bola di lingkungan pesantren. Liga Santri 2026 akan menggunakan format sepak bola mini dan diproyeksikan menjadi kejuaraan sepak bola mini khusus santri pertama di Indonesia, bahkan di dunia.
Bagikan
Berita terkait
HNW Ajak Keluarga Besar Ponpes Gontor Lanjutkan Perjuangan Pendidikan
Detik.com · 8 September 2026 pukul 15.15
Ketua MPR Ahmad Muzani Minta Pondok Pesantren Perkuat Karakter Santri dengan Tradisi Indonesia
VOI · 5 September 2026 pukul 18.00
Ketua MPR Minta Ponpes Evaluasi Sistem untuk Hapus Kasus Kekerasan
Detik.com · 5 September 2026 pukul 14.34
BGN Minta Maaf Keracunan MBG di Ponpes Sidoarjo, Kepala Dapur Dicopot
CNN Indonesia · 4 September 2026 pukul 16.50