Limbah Pertanian Tak Terbuang, Warga Sumbar Olah Jadi Produk Bernilai
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9363423/original/047017100_1790859858-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_6.58.42_PM__1_.jpeg)
Program Cadiak Pandai di Kabupaten Padang Pariaman dan ONDE MANDE di Kota Padang, Sumatera Barat, mendukung pengelolaan lingkungan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Program Cadiak Pandai melibatkan Kelompok Usaha Kompos Sejahtera Bersama (UKASEMA) dalam mengolah limbah pertanian menjadi pupuk kompos dan parfum jerami. Sejak 2023, program ini memanfaatkan 42 ton limbah jerami dan 6 ton kotoran ternak setiap tahun, sekaligus memberikan pendapatan tambahan Rp300.000 hingga Rp700.000 per bulan bagi anggota kelompok. Sementara itu, Program ONDE MANDE fokus pada optimalisasi hutan produktif dan pengelolaan sumber daya air di kawasan Air Terjun Lubuk Hitam, termasuk pembangunan PLTMH mikrohidro untuk mendukung penerangan dan wisata alam. Kedua program ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) seperti pemberdayaan perempuan, peningkatan ekonomi, dan pelestarian lingkungan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Berita terkait
Dari Tempurung hingga Tongkol, Limbah Pertanian Disulap Jadi Energi
Liputan6.com · 8 September 2026 pukul 18.19
Danantara segera tangani laporan kelangkaan solar di Sumbar
ANTARA News · 3 September 2026 pukul 19.55
Festival DEB Pertamina Dorong Energi Bersih Jadi Motor Ekonomi Desa
CNN Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 21.26
Pertamina Dorong Kemandirian Ekonomi Desa Berbasis Energi Terbarukan
Warta Ekonomi · 27 Agustus 2026 pukul 18.40