Jakarta · Selasa, 8 September 2026Cari
WargaKonoha

Dari Tempurung hingga Tongkol, Limbah Pertanian Disulap Jadi Energi

Tim Peneliti Universitas Muslim Indonesia (UMI) mengembangkan teknologi pirolisis untuk mengubah limbah pertanian dan perkebunan seperti tempurung, kulit, tongkol, dan sisa tanaman menjadi charcoal dan asap cair secara bersamaan. Proses ini dilakukan melalui pemanasan biomassa dalam kondisi oksigen terbatas menggunakan reaktor pirolisis simultan berdinding tiga (three-layer) dari stainless steel yang dirancang sebagai sistem tertutup. Reaktor ini dilengkapi isolator termal yang dapat dilepas untuk mengurangi kehilangan panas dan meningkatkan efisiensi energi.

Charcoal yang dihasilkan memiliki nilai kalor sekitar 6.000-7.000 kilokalori per kilogram, berpotensi digunakan sebagai sumber energi, bahan briket, bioadsorben, atau penyaring dalam produk pangan seperti virgin coconut oil (VCO). Sementara asap cair, hasil kondensasi uap pirolisis, berpotensi dikembangkan sebagai biopestisida ramah lingkungan untuk sektor pertanian.

Prototipe reaktor ini bekerja pada suhu 300-500 derajat Celsius selama rata-rata 2,5 jam, dengan hasil optimal mencapai 37 persen charcoal dan 42 persen asap cair. Tim juga sedang menguji kestabilan suhu, performa operasional, efisiensi energi, keselamatan operator, dan konsistensi kualitas produk untuk memastikan teknologi dapat digunakan secara stabil dan aman secara berulang.

Berita terkait