LKPP: Pengadaan Rp911,7 Triliun Harus Beri Dampak Nyata bagi Ekonomi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), Sarah Sadiqa, mengungkapkan bahwa pengadaan barang dan jasa pemerintah pada 2026 diperkirakan mencapai Rp911,7 triliun. Angka ini harus memberikan dampak nyata bagi perekonomian, industri, dan pembangunan nasional. Pernyataan tersebut disampaikan saat pembukaan Indonesia Catalogue Expo and Forum (ICEF) dan Indonesia Procurement Forum Expo (IPFE) 2026 di Jakarta. Sarah menekankan bahwa keputusan pengadaan bukan sekadar administratif, melainkan juga keputusan ekonomi dan pembangunan yang perlu dilakukan secara cerdas, prediktif, dan adaptif. Data dari Inaproc menunjukkan besarnya nilai pengadaan ini memiliki daya ungkit signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi sehingga kebijakan harus diarahkan untuk manfaat optimal. ICEF-IPFE 2026 merupakan kolaborasi antara LKPP, Kadin Indonesia, dan Ikatan Ahli Pengadaan Indonesia, dengan tema transformasi digital untuk Indonesia emas. Acara ini menghadirkan agenda seperti temu bisnis, seminar, diskusi, dan sertifikasi profesi guna meningkatkan kompetensi pelaku pengadaan dan membuka peluang usaha baru.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 15.45
Penduduk Miskin RI Turun, Tapi di Aceh, Bali-Papua Malah Naik
Liputan6.com · 5 Agustus 2026 pukul 14.45
BPS: Jumlah Penduduk Miskin Indonesia 22,93 Juta Orang Per Maret 2026
Liputan6.com · 5 Agustus 2026 pukul 14.37
Bukan Jawa, Ini Provinsi dengan Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi Versi BPS
CNN Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 14.18
Batas Garis Kemiskinan RI Naik Jadi Rp669 Ribu per Orang per Bulan
Berita terkait
Kontribusi untuk Koperasi Indonesia Dapat Apresiasi, Ini Kategorinya
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 09.00
Prabowo Ungkap Digitalisasi Bansos Sudah Diterapkan di 153 Kabupaten/Kota
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 16.58
BI Bebaskan Biaya QRIS untuk Seluruh Merchant Mulai 1 Oktober 2026
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 09.26
Masyarakat Siap-siap! Purbaya Bakal Pungut Pajak Baru Jika Hal Ini Terjadi
Warta Ekonomi · 17 Agustus 2026 pukul 04.00