Lonjakan Harga Minyak Dunia Tekan IHSG ke Level 6.678
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

IHSG ditutup melemah 8,24 poin (0,12%) ke level 6.678,20 pada Rabu (9/9). Penurunan ini dipicu lonjakan harga minyak dunia akibat ketegangan geopolitik antara Iran dan Amerika Serikat di wilayah Teluk, yang mendorong harga minyak Brent menembus US$100 per barel dan WTI mencapai US$95 per barel. Kondisi ini memicu kekhawatiran inflasi dan ekspektasi kenaikan suku bunga global.
Sentimen pasar juga dipengaruhi antisipasi kebijakan suku bunga European Central Bank (ECB) serta penantian data penjualan ritel domestik periode Juli 2026. Meski demikian, pelemahan IHSG tertahan oleh optimisme pertumbuhan ekonomi Indonesia yang diprediksi tetap solid pada kuartal III dan IV. Sektor transportasi & logistik mencatat penguatan tertinggi (2,19%), sementara sektor kesehatan mengalami penurunan terdalam (1,47%).
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 9 September 2026 pukul 12.53
IHSG Sesi I Tertekan 0,58% ke Level 6.647
CNBC Indonesia · 9 September 2026 pukul 09.05
IHSG Dibuka Menguat 0,22% Tembus Level Psikologis 6.700
kumparan · 9 September 2026 pukul 07.01
IHSG Diproyeksi Menguat ke Level 6.780, Simak Rekomendasi Saham Ini
ANTARA News · 8 September 2026 pukul 16.38
IHSG ditutup menguat di tengah pelemahan mayoritas bursa Asia
Berita terkait
IHSG ditutup menguat ditopang kombinasi sentimen domestik dan global
ANTARA News · 3 September 2026 pukul 17.08
Perdagangan Sepekan Ditutup Merah, IHSG Terkoreksi ke Level 6.518
Warta Ekonomi · 29 Agustus 2026 pukul 07.30
IHSG Menguat 1,81% ke 6.521,75, Pasar Tetap Positif di Tengah Aksi Demo
Warta Ekonomi · 27 Agustus 2026 pukul 16.40
IHSG Sesi I Balik Arah, Melemah 0,69% Tinggalkan Level 6.500
CNBC Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 13.05