Luar Biasa, 2 Pelajar Indonesia Raih Juara Dunia e-ICON di Seoul
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Dua pelajar Indonesia, Ravakatya Anadra (Andra) dan Nicholas Emmanuel (Nicho), siswa kelas 12 EcoSocioTech School (EST) TB Simatupang, meraih Juara 1 pada kompetisi 16th e-ICON World Contest di Seoul, Korea Selatan. Bersama dua pelajar Korea Selatan, Kim Siwoo dan Kim Mirae, mereka mengembangkan aplikasi bernama Hugrow yang membantu keluarga membangun komunikasi, kebiasaan positif, dan hubungan yang lebih sehat. Aplikasi ini mengintegrasikan pemetaan kondisi komunikasi keluarga, penargetan perbaikan yang spesifik, pemantauan suasana hati anggota keluarga, serta rekomendasi aktivitas harian. Kompetisi yang diselenggarakan di bawah Kementerian Pendidikan Korea Selatan ini mempertemukan pelajar dari berbagai negara untuk mengembangkan solusi berbasis teknologi atas persoalan sosial sesuai Sustainable Development Goals (SDGs). Tim Hugrow mengangkat SDG 3: Good Health and Well-Being, dengan menjadikan keluarga sebagai esensi masyarakat sekaligus peluang utama untuk mengatasi masalah kesehatan mental dan kesejahteraan.
Bagikan
- kompetisi teknologi
- pelajar indonesia
- e-icon world contest
- kesehatan mental
- sustainable development goals
Berita terkait
Dari Jakarta ke Seoul, Tim Neuva Bawa Nama Indonesia di Better Ground High School 2026
JPNN.com · 2 Oktober 2026 pukul 16.03
Bukan Tanda Lemah, Menkes Ungkap 4 Manfaat Menangis bagi Kesehatan Mental
SINDOnews · 1 Oktober 2026 pukul 19.28
Senyum dan Tawa dalam Islam, Benarkah Bisa Membuat Hidup Lebih Produktif?
SINDOnews · 1 Oktober 2026 pukul 11.10
Perempuan di Cianjur Bakar Rumah Usai Bertengkar dengan Ayahnya
kumparan · 30 September 2026 pukul 18.49