Jakarta · Selasa, 1 September 2026Cari
WargaKonoha

Luas Karhutla di Sumsel Menurun 88 Persen Selama 3 Tahun

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat penurunan luas area kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan mencapai lebih dari 88 persen selama tiga tahun terakhir. Penurunan ini tercatat secara konsisten dari 264.165,68 hektare pada 2023, menyusut menjadi 30.844,96 hektare pada 2024, dan kembali berkurang menjadi 11.879,56 hektare pada 2025. Pada 2026, per 30 Agustus, tersisa 67,06 hektare area terbakar yang masih dalam proses pendinginan.

Penurunan signifikan ini dicapai berkat efektivitas sistem peringatan dini, respons cepat Satgas, dan kolaborasi lintas sektor. BNPB bersama Satgas Karhutla Sumsel mengintensifkan operasi darat dan udara, berhasil memadamkan 18,36 hektare lahan. Sisa 48,7 hektare area, terutama di wilayah gambut tebal seperti Kabupaten Ogan Komering Ilir dan Musi Banyuasin, sedang dalam proses pendinginan.

Untuk mendukung operasi, 11.567 personel gabungan disiagakan, didukung oleh sembilan unit armada udara untuk patroli, water bombing, dan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Meskipun situasi karhutla terkendali, BNPB mengimbau masyarakat khususnya di Kota Palembang untuk mewaspadai kualitas udara akibat asap yang sempat mencapai kategori sangat tidak sehat, gunakan masker medis, dan hindari pembakaran lahan.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait