Luhut: Pemimpin Harus Mau Mendengar, Jangan Merasa Paling Benar
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan menekankan pentingnya seorang pemimpin yang mau mendengarkan masukan dari orang lain. Menurutnya, sikap merasa paling benar justru menjadi hambatan dalam pengambilan keputusan. Luhut menyampaikan hal ini dalam pembukaan Galeri Jejak Langkah Luhut Binsar Pandjaitan di Jakarta pada Senin, 28 September 2026.
Luhut mengatakan, pengalamannya sebagai prajurit TNI, diplomat, menteri, hingga memimpin DEN memberinya pelajaran bahwa tidak ada pemimpin yang bisa melihat semua persoalan dari berbagai sudut pandang tanpa bantuan orang lain. Ia menekankan bahwa setiap manusia memiliki kekurangan dan sudut pandang yang belum terlihat.
Menurut Luhut, banyak capaian yang diraih selama ini bukan hasil kerja individu, melainkan kolaborasi dengan tim yang mayoritas berisi anak muda serta berbagai pihak di sekelilingnya. Ia juga sebelumnya menyatakan target bansos digital untuk desa 1 hingga 5 yang direncanakan berlangsung pada awal 2027.
Bagikan
Berita terkait
MenPAN-RB Rini: Sukses Pemimpin Bukan Sekadar Laporan dan Rapat
Detik.com · 4 September 2026 pukul 09.56
Luhut Ungkap Kunci Wujudkan Mimpi Prabowo Bikin Ekonomi RI Tumbuh 8%
SINDOnews · 28 September 2026 pukul 15.29
Luhut Berharap Setiap Program Dijalankan Bertahap: Kita Harus Lihat Kantong Kita
Liputan6.com · 28 September 2026 pukul 15.15
Dana Rp55 Triliun Lebih Tersedot untuk Rawat Inap, Beban BPJS Tembus Rp98 Triliun
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 14.41