Lulusan SMK Susah Cari Kerja? Coba Ikut Program Kementerian P2MI Ini
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) meluncurkan program Asta Mandala SMK Go Global untuk menyiapkan lulusan SMK dan masyarakat umum agar siap bekerja di luar negeri. Program ini ditujukan bagi negara yang membutuhkan tenaga kerja Indonesia seperti Malaysia, Jepang, Taiwan, Hong Kong, Turki, Jerman, serta sejumlah negara di Eropa, Timur Tengah, dan Asia seperti Maladewa. Pelatihan disesuaikan dengan permintaan tenaga kerja yang telah diverifikasi melalui job order dari perwakilan Indonesia di masing-masing negara penempatan.
Menteri P2MI Mukhtarudin menjelaskan bahwa pelatihan tidak dilakukan secara umum, melainkan berdasarkan kebutuhan kompetensi tertentu. Peserta yang lulus diharapkan langsung terserap ke pasar kerja internasional. Tiga komponen utama pelatihan meliputi peningkatan kemampuan teknis, pembelajaran bahasa asing sesuai negara tujuan, dan sertifikasi kompetensi. Program ini tidak menjadi bagian dari kurikulum pendidikan formal dan bersifat pelatihan tambahan.
Pendaftaran program dimulai pada 12 Agustus 2026 melalui balai-balai Kementerian P2MI yang tersebar di 23 provinsi. Calon peserta harus bersedia bekerja di luar negeri dan mendapatkan izin dari orang tua. Pemerintah akan memberikan pelatihan hingga sertifikasi secara gratis melalui APBN. Mulai 2027, program akan dilaksanakan secara reguler dengan durasi pelatihan lebih panjang untuk peserta yang belum memiliki kemampuan dasar.
Bagikan
Berita terkait
Pendaftaran Pelatihan PMI Batch 2 2026 Dibuka, Lulusan SMK Hingga S2 Bisa Ikut
SINDOnews · 28 September 2026 pukul 16.30
Program SMK Go Global Batch 2 Dibuka, KP2MI Dorong Kompetensi Calon PMI
kumparan · 28 September 2026 pukul 10.01
Komisi IX DPR RI Setujui Pagu Anggaran KP2MI 2027 Sebesar Rp 3,9 Triliun
kumparan · 18 September 2026 pukul 01.00
Wamen Christina Dorong Pemkab Padang Pariaman Manfaatkan Program SMK Go Global
JPNN.com · 11 September 2026 pukul 14.32