Lupakan Boeing-Airbus, 'Raja Langit' China Resmi Meluncur ke Dunia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pesawat jet penumpang C919 buatan China mencatat sejarah dengan menjalani penerbangan komersial internasional terjadwal pertamanya pada Rabu. Dioperasikan oleh Air China, pesawat lepas landas dari Beijing menuju Ulaanbaatar, Mongolia, sekitar pukul 15.00 waktu setempat dan mendarat dua jam kemudian. Rute ini dijadwalkan beroperasi setiap hari, menjadi langkah penting bagi upaya Commercial Aircraft Corporation of China (COMAC) menantang dominasi Boeing dan Airbus di pasar global.
Namun, C919 masih menghadapi ketergantungan besar terhadap komponen asing, termasuk mesin CFM International dari GE Aerospace dan Safran. Produksi lambat, dengan hanya 32 unit terkirim hingga akhir 2025 dan delapan tambahan pada paruh pertama 2026, jauh di bawah target 200 pesawat per tahun pada 2029. Analis menyatakan tantangan bukan hanya meningkatkan produksi, tetapi juga membangun kepercayaan maskapai dan memastikan dukungan operasional.
Meski demikian, C919 dianggap pencapaian penting karena kemampuan mengintegrasikan komponen dan sistem kompleks, keahlian yang hanya dimiliki segelintir produsen seperti Boeing dan Airbus. Pasar masih didominasi oleh pesaing, tetapi C919 berpotensi menggerus penjualan mereka di China.
Bagikan
Berita terkait
Ford Hentikan F-150 karena Kesulitan Mendapatkan Bahan Baku Utama
SINDOnews · 27 September 2026 pukul 16.34
Pasar Nikel Ngebut, Laba MBMA Meroket 830% jadi US$54 Juta
Warta Ekonomi · 27 September 2026 pukul 10.57
Video: Genjot Produksi Kakao, Petani Butuh Akses Pupuk - Pembiayaan
CNBC Indonesia · 26 September 2026 pukul 16.00
Stok Pupuk Kaltim Capai 293 Ribu Ton, Cukup Sambut Masa Tanam
kumparan · 26 September 2026 pukul 13.30