Lupakan Boeing-Airbus, 'Raja Langit' China Resmi Meluncur ke Dunia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pesawat jet penumpang C919 buatan China mencatat sejarah dengan menjalani penerbangan komersial internasional terjadwal pertamanya pada Rabu. Dioperasikan oleh Air China, pesawat lepas landas dari Beijing menuju Ulaanbaatar, Mongolia, sekitar pukul 15.00 waktu setempat dan mendarat dua jam kemudian. Rute ini dijadwalkan beroperasi setiap hari, menjadi langkah penting bagi upaya Commercial Aircraft Corporation of China (COMAC) menantang dominasi Boeing dan Airbus di pasar global.
Namun, C919 masih menghadapi ketergantungan besar terhadap komponen asing, termasuk mesin CFM International dari GE Aerospace dan Safran. Produksi lambat, dengan hanya 32 unit terkirim hingga akhir 2025 dan delapan tambahan pada paruh pertama 2026, jauh di bawah target 200 pesawat per tahun pada 2029. Analis menyatakan tantangan bukan hanya meningkatkan produksi, tetapi juga membangun kepercayaan maskapai dan memastikan dukungan operasional.
Meski demikian, C919 dianggap pencapaian penting karena kemampuan mengintegrasikan komponen dan sistem kompleks, keahlian yang hanya dimiliki segelintir produsen seperti Boeing dan Airbus. Pasar masih didominasi oleh pesaing, tetapi C919 berpotensi menggerus penjualan mereka di China.
Bagikan
Berita terkait
Pertamina Lubricants Memperkuat Daya Saing Lewat Otomatisasi Teknologi Produksi
JPNN.com · 15 Agustus 2026 pukul 07.59
81 Pesawat Akan Hiasi Langit Jakarta di HUT 81 RI, F-16 sampai Rafale
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 22.00
China Tantang Boeing dan Airbus, Pesawat C919 Resmi Terbang Internasional
Liputan6.com · 13 Agustus 2026 pukul 15.04
Laris Manis, Samsung Tambah Produksi Galaxy Z Fold 8 hingga 1 Juta Unit
Liputan6.com · 12 Agustus 2026 pukul 08.00