Pasar Nikel Ngebut, Laba MBMA Meroket 830% jadi US$54 Juta
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) mencatat laba bersih US$54 juta pada semester I 2026, lonjakan 830% dibandingkan semester yang sama tahun lalu (US$6 juta). Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan produksi bijih nikel 121% menjadi 15,2 juta wet metric tonnes (wmt) dan penjualan 60% mencapai 12,4 juta wmt. Pendapatan MBMA mencapai US$1,05 miliar (naik 67%), EBITDA melonjak 306% menjadi US$311 juta. Kontribusi NPI dan High-Grade Nickel Matte (HGNM) juga meningkat, sementara produksi MHP di ESG New Energy Material ditingkatkan pasca pemeliharaan.
Bagikan
Berita terkait
Dobrak Dominasi China,Raksasa Baterai India Buru Tambang Nikel di Indonesia
SINDOnews · 22 September 2026 pukul 21.41
Kadar Nikel Makin Rendah, Industri Smelter Indonesia Hadapi Tantangan Baru
JawaPos · 22 September 2026 pukul 08.45
Produksi Nikel Indonesia Dipangkas 120 Juta Ton pada 2026, Ini Penyebabnya
Warta Ekonomi · 22 September 2026 pukul 08.24
Laba Meroket, PT Timah (TINS) Mau Revisi Target RKAP 2026
CNBC Indonesia · 10 September 2026 pukul 17.15