Lupakan Hormuz dan Suez, Rusia dan China Terobos Jalur Perdagangan Baru lewat Laut Arktik
SINDOnews± 1 menit baca
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kapal kontainer China Xin Xin Hai 1 berhasil melayar menggunakan Northern Sea Route (NSR) melalui Laut Arktik Rusia, menandai langkah pertama dalam strategi Ice Silk Road. Rute ini memungkinkan penghematan waktu dua minggu dibandingkan jalur konvensional. Proyek ini menjadi alternatif strategis pasca-krisis Selat Hormuz dan Suez. Murmansk mencatat 40% perdagangan luar negeri dari China pada 2025, menjadikan kolaborasi kedua negara semakin signifikan dalam logistik global.
Bagikan
Berita terkait
Lewati Terusan Panama, Kapal Harus Rogoh Rp 71,5 Miliar
Liputan6.com · 13 Agustus 2026 pukul 19.27
8 Penyebab Motor Bebek Selip saat Pindah Gigi
Media Indonesia · 4 September 2026 pukul 17.00
Bea Cukai Bersinergi Sukseskan Ekspor Perdana Accumulator Shell ke Jerman dari FTZ Bintan
JPNN.com · 4 September 2026 pukul 16.56
Kunker ke Sumut, Gibran Disambut Bobby Tinjau Pemulihan Pascabencana Tapanuli
kumparan · 4 September 2026 pukul 16.53