Lewati Terusan Panama, Kapal Harus Rogoh Rp 71,5 Miliar
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4525227/original/051775600_1691104221-Terusan_Panama_akan_mengurangi_transit_kapal_harian_akibat_kekeringan-AP__3_.jpg)
Kapal komersial yang melalui Terusan Panama menghadapi kenaikan biaya signifikan hingga mencapai Rp 71,5 miliar (US$ 4 juta) untuk melewati antrean. Lonjakan biaya ini disebabkan oleh gangguan geopolitik AS-Iran dan penurunan level air laut akibat El Nino. Kapal kontainer Seaspan Benefactor dengan kapasitas 10.100 TEU dilaporkan membayar biaya rekor ini untuk menghindari penundaan hingga 10 hari. Biasanya, biaya melintasi jalur ini lebih terjangkau, namun permintaan tinggi dan kondisi cuaca ekstrem mendorong harga ke level yang belum pernah tercapai sebelumnya.
Panama Canal Authority (ACP) telah menerapkan batasan draft kapal dan mengurangi kedalaman maksimum yang diizinkan sejak Juli 2026 untuk menjaga kelancaran lalu lintas akibat menyusutnya level air di Danau Gatun. Langkah ini memaksa kapal untuk mengangkut muatan lebih ringi. ACP juga melaporkan peningkatan 5% dalam jumlah transit kapal periode Oktober-Juni 2026, mencapai 35 transit per hari, didorong oleh kapal kontainer dan pengangkut gas LNG.
Masalah ini tidak hanya terbatas pada Terusan Panama. Sungai Rhine di Eropa juga mengalami rekor level air terendah akibat kemarau panjang, memaksa produsen untuk mengurangi kiriman kargo biji-bijian dan bahan bakar. Mereka terpaksa beralih ke transportasi darat dan kereta api dengan biaya lebih tinggi. Fenomena ini memicu kekhawatiran internasional tentang dampak ekonomi krisis iklim terhadap jaringan logistik global.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 12 Agustus 2026 pukul 11.48
AEI: Geopolitik Global hingga El Nino Jadi Tantangan Pasar Modal Indonesia
Berita terkait
Rupiah Diprediksi Berpotensi Melemah pada Senin
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 16.40
Harga Minyak Dunia Diprediksi Tembus US$90 per Barel Pekan Depan
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 16.30
Trump Sesumbar soal Hormuz, Parlemen Iran Ejek 'Sembunyi di Truk Makanan'
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 16.26
Mahfuz Sidik Sebut Pakta Makkah Berpotensi Lahirkan Tatanan Dunia Baru
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 13.29