Maaf Mr Trump, China Makin Disukai Negara Berkembang Dibanding AS
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Survei terbaru dari Pew Research Center menunjukkan bahwa untuk pertama kalinya dalam lebih dari dua dekade, China memiliki citra lebih positif dibandingkan Amerika Serikat di lebih banyak negara berkembang. Perubahan ini mengindikasikan bahwa pengaruh global semakin ditentukan oleh manfaat ekonomi nyata, bukan hanya kekuatan politik.
China menarik bagi negara berkembang melalui kemitraan yang berfokus pada infrastruktur, investasi, industrialisasi, dan transfer teknologi. Melalui Belt and Road Initiative (BRI), China telah menginvestasikan hampir US$1 triliun dalam proyek infrastruktur, seperti jaringan kereta api di Ethiopia dan pembangkit listrik di Pakistan. China juga menawarkan akses pasar bebas bea dan mendorong penggunaan mata uang lokal untuk mengurangi biaya transaksi.
Pendekatan diplomatik China yang menekankan kedaulatan, saling menghormati, dan tidak mencampuri urusan dalam negeri memberikan ruang lebih bagi negara berkembang. Transformasi China dalam mengentaskan kemiskinan dan kemajuan teknologinya menjadi referensi, memperkuat tren menuju tatanan dunia yang lebih multipolar.
Bagikan
Berita terkait
Penjualan Kendaraan Energi Baru China Tembus 60 Persen pada Juli
VOI · 17 Agustus 2026 pukul 00.05
Pengadilan AS Minta Penempatan DJI di Daftar Hitam Pentagon Ditinjau Ulang
VOI · 16 Agustus 2026 pukul 21.30
AS Ungkap Praktik Pengiriman Barang China untuk Hindari Tarif Impor
kumparan · 16 Agustus 2026 pukul 19.33
Pecahkan Rekor, Kereta China Tembus 800 Km/Jam dalam 5,3 Detik
CNN Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 17.07