Maba UIN Walisongo Menangis saat Bicara Nasib Guru, Gus Yasin Singgung Pengangkatan PPPK
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Mahasiswa baru Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Walisongo, Semarang, Muhammad Dimas Ardiansyah menangis saat menyampaikan aspirasinya kepada Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen pada acara Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan. Dalam orasinya, Dimas mempertanyakan masa depan kesejahteraan guru, menyampaikan kekhawatiran terhadap kondisi sejumlah guru yang belum mendapatkan penghargaan layak atas kontribusi mereka dalam pendidikan. Sebagai calon guru, ia menekankan pentingnya pendidikan dalam membangun sebuah negara, mengutip kisah Jepang yang bangkit setelah Perang Dunia II berkat pendidikan. Tangis Dimas mulai pecah saat ia mengingat jasa guru yang mendidiknya sejak kecil. Acara ini berlangsung pada Selasa, 18 Agustus 2026, di Lapangan Kampus 3 UIN Walisongo, dengan Taj Yasin Maimoen sebagai narasumber Orasi Kebangsaan yang mewakili Gubernur Ahmad Luthfi.
Bagikan
Berita terkait
Tak Ada Kenaikan Gaji atau Tunjangan, Isu Kesejahteraan Guru Tak Muncul dalam Pidato Prabowo
Warta Ekonomi · 15 Agustus 2026 pukul 01.40
Maba Unnes Tewas Kecelakaan Tabrak Pohon, Kampus Buka Suara
JPNN.com · 13 Agustus 2026 pukul 11.40
Lestari Moerdijat Dorong Reformasi Budaya Sekolah dan Kesejahteraan Guru
Detik.com · 10 Agustus 2026 pukul 21.18
Pemprov Jateng Gelontorkan Rp 50 Juta Perbaiki SDN Sendangmulyo 3 Semarang
JPNN.com · 29 Juli 2026 pukul 13.15