Maestro Seni Rupa Nasirun Meninggal Dunia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312798/original/090672900_1785559458-Nasirun.jpg)
Maestro seni rupa Indonesia, Nasirun, meninggal dunia pada Sabtu (1/8/2026) sekitar pukul 05.58 WIB di Rumah Sakit AMC Muhammadiyah Yogyakarta. Seniman kelahiran Cilacap, Jawa Tengah, ini menetap di Daerah Istimewa Yogyakarta dan mengembuskan napas terakhir setelah sempat mengeluhkan kondisi kesehatannya, termasuk sakit dada dan asam lambung. Kabar duka dikonfirmasi oleh tetangganya, Bimo Aditya.
Nasirun dikenal sebagai sosok yang bersahaja dan nyentrik, dengan namanya telah terdengar di kancah seni rupa hingga lima benua. Selama berkarier, ia mengikuti berbagai pameran di dalam maupun luar negeri, seperti di Singapura, Jepang, dan Prancis. Ia juga mengoleksi sekaligus menghasilkan sebanyak 1.448 karya yang telah terdata, yang dipajang di rumahnya dan dapat dinikmati pengunjung secara gratis. Pada pameran tahun 1997, karya-karyanya habis terjual hanya dalam beberapa jam, sehingga ia dijuluki "Seniman Gorengan."
Meski memiliki aset bernilai miliaran rupiah dan kendaraan mewah, Nasirun tidak memiliki telepon seluler dan tidak bisa mengemudi. Dalam berkesenian, ia mengaku tidak pernah memiliki ambisi untuk menjadi terkenal maupun kaya. Jenazahnya dijadwalkan dimakamkan di Makam Seniman Girisapto Imogiri, Bantul, pada Sabtu pukul 14.00 WIB.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 2 Agustus 2026 pukul 19.01
Mengenang Nasirun Sebagai Maestro Seni Rupa yang Sederhana dan Humonis
JPNN.com · 1 Agustus 2026 pukul 13.39
Maestro Seni Rupa Nasirun Wafat, Dimakamkan Siang Ini di Imogiri
Berita terkait
Cerita Kesederhanaan Nasirun, Seniman Miliuner yang Tak Punya HP
Liputan6.com · 1 Agustus 2026 pukul 13.36
Nasirun, Sang 'Seniman Gorengan' yang Berpulang di Usia 60 Tahun
Liputan6.com · 1 Agustus 2026 pukul 12.41
81 Tahun Merdeka, Megawati Bingung Indonesia Masih Goyang-Goyang
Warta Ekonomi · 17 Agustus 2026 pukul 16.10
Kejuaraan Dunia 2026: Putri KW Melaju ke Babak Kedua, Target Ganti Warna Medali
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 15.42