Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Mengenang Nasirun Sebagai Maestro Seni Rupa yang Sederhana dan Humonis

Jenazah Nasirun, maestro seni rupa Indonesia, disemayamkan di kompleks Perum Bayeman Permai, Bantul, DIY, pada Sabtu, 1 Agustus. Puluhan karangan bunga berisi ucapan duka cita berjajar memenuhi jalan, dan ratusan pelayat termasuk kolega, pejabat, serta seniman datang silih berganti untuk salat jenazah dan memberikan penghormatan terakhir. Suasana sendu dengan lantunan ayat suci Al-Qur'an.

Meski karyanya terkenal hingga panggung internasional, Nasirun dikenal sebagai pribadi yang sederhana, ramah, dan tidak pernah merepotkan orang lain. Sahabatnya, Jumaldi Alfi Chaniago, tetangga sekaligus adik tingkatnya dari Akademi Seni Rupa Indonesia (ASRI) yang kini ISI Yogyakarta, terkejut atas kepergiannya karena baru mengobrol hangat sehari sebelumnya. Bahkan dua hari sebelumnya, mereka masih menghadiri pameran bersama.

Nasirun dilarikan ke rumah sakit pada Sabtu dini hari sekitar pukul 02.00 WIB karena sesak napas berat dan didiagnosis mengidap pneumonia serta penyakit asam lambung, tetapi tidak pernah mengeluhkan rasa sakitnya kepada teman-teman. Ia akhirnya diumumkan berpulang sekitar pukul 05.50 WIB.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait