Makin Canggih, Aplikasi JAKI Kini Pakai AI Buat Deteksi Foto Aduan Palsu
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengembangkan aplikasi Jakarta Kini (JAKI) dengan mengintegrasikan teknologi artificial intelligence (AI) untuk mendeteksi foto hasil rekayasa dalam laporan atau aduan warga. Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik DKI Jakarta, Marulina Dewi, menjelaskan bahwa teknologi ini mencakup AI Image Detector dan AI Recapture Image Detection. AI Image Detector mengidentifikasi apakah sebuah gambar dihasilkan oleh AI, sementara AI Recapture Image Detection mendeteksi gambar AI yang kemudian difoto ulang menggunakan kamera ponsel lain. Teknologi ini diterapkan setelah laporan warga didisposisikan kepada organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, dan foto bukti penyelesaian yang diunggah oleh petugas akan ditolak jika terdeteksi mengandung manipulasi AI.
Fitur deteksi ini bertujuan meningkatkan kualitas laporan warga dan memastikan aduan serta bukti penyelesaiannya valid. Marulina mengharapkan pengembangan ini membuat petugas di wilayah lebih waspada dalam mengunggah bukti penyelesaian. Selain itu, Pemprov DKI akan menggelar JAKI & Fellowship Cities Forum (JFCF) 2026 pada 19-20 Agustus 2026, yang diikuti sekitar 3.000 peserta dari berbagai sektor termasuk pemerintah, akademisi, dan industri digital. Forum ini akan membahas isu-isu terkait AI, big data, dan inovasi pelayanan publik, serta membagikan 200 aplikasi gratis kepada pemerintah daerah peserta.
Bagikan
Berita terkait
Pramono: Lalu Lintas Jakarta Lebih Baik dari New York
kumparan · 29 September 2026 pukul 23.30
Meta Dekati Valuasi USD 2 Triliun Setelah Muse Mengubah Sentimen Investor
JawaPos · 29 September 2026 pukul 22.30
AMD Rogoh Rp 147 Triliun untuk AI yang Bisa Ciptakan Dunia 3D
Detik.com · 29 September 2026 pukul 20.15
Hadapi Era AI, Generasi Muda Perlu Perkuat Kompetensi, Adaptasi, dan Empati
SINDOnews · 29 September 2026 pukul 20.10