Makin Canggih, Aplikasi JAKI Kini Pakai AI Buat Deteksi Foto Aduan Palsu
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengembangkan aplikasi Jakarta Kini (JAKI) dengan mengintegrasikan teknologi artificial intelligence (AI) untuk mendeteksi foto hasil rekayasa dalam laporan atau aduan warga. Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik DKI Jakarta, Marulina Dewi, menjelaskan bahwa teknologi ini mencakup AI Image Detector dan AI Recapture Image Detection. AI Image Detector mengidentifikasi apakah sebuah gambar dihasilkan oleh AI, sementara AI Recapture Image Detection mendeteksi gambar AI yang kemudian difoto ulang menggunakan kamera ponsel lain. Teknologi ini diterapkan setelah laporan warga didisposisikan kepada organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, dan foto bukti penyelesaian yang diunggah oleh petugas akan ditolak jika terdeteksi mengandung manipulasi AI.
Fitur deteksi ini bertujuan meningkatkan kualitas laporan warga dan memastikan aduan serta bukti penyelesaiannya valid. Marulina mengharapkan pengembangan ini membuat petugas di wilayah lebih waspada dalam mengunggah bukti penyelesaian. Selain itu, Pemprov DKI akan menggelar JAKI & Fellowship Cities Forum (JFCF) 2026 pada 19-20 Agustus 2026, yang diikuti sekitar 3.000 peserta dari berbagai sektor termasuk pemerintah, akademisi, dan industri digital. Forum ini akan membahas isu-isu terkait AI, big data, dan inovasi pelayanan publik, serta membagikan 200 aplikasi gratis kepada pemerintah daerah peserta.
Bagikan
Berita terkait
Ditawari Rp 471 Miliar, Ibu-Anak Petani Malah Usir Raksasa AI
CNBC Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 16.30
Bahaya Kepercayaan Buta pada Agen AI dan Ancaman Rantai Pasok Perangkat Lunak
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 12.47
Apple Rampungkan AI Khusus Tiongkok, Gandeng Alibaba untuk Apple Intelligence
JawaPos · 17 Agustus 2026 pukul 12.31
Menekraf Mengeklaim Teknologi AI Dapat Tekan Angka Pengangguran
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 08.00