Maksimalkan Aplikasi SiPongi, Menhut Minta Petugas Pantau Titik Api Secara Realtime
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni meminta petugas gabungan memantau titik panas secara realtime melalui aplikasi Sistem Pemantauan Karhutla (SiPongi). Langkah ini dilakukan agar petugas dapat segera menuju lokasi kebakaran aktif untuk pemadaman cepat. Menurutnya, aksi cepat dalam pemadaman dan pembasahan dapat mencegah api semakin besar dan sulit dikendalikan.
Aplikasi SiPongi menampilkan peta titik panas yang berasal dari satelit NASA-MODIS, NASA-SNPP, dan NASA-NOAA20 dengan akurasi tinggi. Data menunjukkan fluktuasi jumlah hotspot yang cepat berubah. Pada 21 Agustus, tercatat 157 titik panas, lalu turun drastis menjadi 11 titik pada 22 Agustus pukul 22.00 WITA. Namun, pada 23 Agustus pukul 06.00 WITA, jumlahnya kembali naik menjadi 44 titik tersebar di sejumlah wilayah Kalimantan Selatan, termasuk Kabupaten Banjar, Kota Banjarbaru, Hulu Sungai Selatan, dan Tapin.
Kementerian Kehutanan menekankan pentingnya koordinasi dan respons cepat petugas gabungan untuk mencegah penyebaran kebakaran hutan yang dapat dengan mudah berubah akibat kondisi cuaca dan angin.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 23 Agustus 2026 pukul 17.45
Penanganan Karhutla Kalimantan jadi Prioritas, Menhut Raja Juli Kerahkan Seluruh SDM
ANTARA News · 23 Agustus 2026 pukul 11.57
Menhut pastikan pembasahan lahan gambut di Kalsel terus dilakukan
JawaPos · 23 Agustus 2026 pukul 09.33
Masyarakat Diimbau Tak Panik Hadapi Ancaman Karhutla, Minta Pemerintah Bersikap Tegas
VOI · 23 Agustus 2026 pukul 08.55
Pemerintah Kerahkan 12.880 Personel Perkuat Penanganan Karhutla di Sumatra dan Kalimantan
Berita terkait
Titik Panas Kebakaran Hutan di Kalimantan Naik 4 Kali Lipat dalam Sehari
Liputan6.com · 21 Agustus 2026 pukul 14.47
73 Hotspot Terdeteksi di Kalsel, 14 Titik Berada di Areal PBPH
VOI · 16 Agustus 2026 pukul 16.00
Kemenhut Perkuat Deteksi Dini Karhutla, 73 Hotspot Terpantau di Kalsel
VOI · 16 Agustus 2026 pukul 16.00
Kemenhut Perkuat Sistem Deteksi Dini Karhutla di Kalimantan Selatan
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 11.47