73 Hotspot Terdeteksi di Kalsel, 14 Titik Berada di Areal PBPH
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Kehutanan RI mendeteksi 73 hotspot di Kalimantan Selatan pada 12 Agustus 2026 dengan citra satelit NASA-NOAA20, yaitu pada tingkat kepercayaan medium. Dari 73 titik tersebut, 14 berada di dalam areal Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH). Enam titik di PBPH berada di wilayah PT Inhutani I Unit Pelaihari, enam di PT Dwima Intiga, satu di PT Hutan Rindang Banua, dan satu di PT Prima Multibuana. Pemegang izin diminta segera turun lapangan untuk memverifikasi adanya kebakaran. Kepala BPHL Wilayah XI Banjarbaru, Wahyu Nurhidayat, menyatakan setiap hotspot harus diverifikasi karena tidak otomatis menandakan kebakaran. Data satelit merupakan instrumen peringatan dini untuk mendeteksi potensi karhutla, sehingga pemegang PBPH diharuskan memperkuat patroli dan respons cepat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 11.47
Kemenhut Perkuat Sistem Deteksi Dini Karhutla di Kalimantan Selatan
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 14.50
Walhi: Kalsel Belum Merdeka dari Asap dan Krisis Iklim
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 13.25
Polda Kalteng Tetapkan 12 Orang Jadi Tersangka Karhutla
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 17.16
Api Terkendali di Bromo, Manggala Agni Lanjutkan Pendinginan
Berita terkait
Kemenhut Perkuat Deteksi Dini Karhutla, 73 Hotspot Terpantau di Kalsel
VOI · 16 Agustus 2026 pukul 16.00
Ada 473 Titik Panas di Kalimantan Selatan
VOI · 25 Agustus 2026 pukul 10.52
Menhut Sebut Titik Hotspot Karhutla Alami Penurunan
CNN Indonesia · 25 September 2026 pukul 01.00
300 Pengusaha Serentak Padamkan Api Kebakaran Hutan, Pakai Anggaran Negara?
Liputan6.com · 23 September 2026 pukul 20.15