Jakarta · Sabtu, 29 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Malam Mencekam di Pejompongan

Pada malam Kamis, 27 Agustus 2026, kawasan Jalan Pejompongan Raya di Jakarta mengalami kerusuhan yang membuat aktivitas warga terhenti. Bambang Setiyawan (59), seorang pedagang yang dikenal detail, nekat keluar dari rumahnya untuk mematikan lampu tokonya meski kondisi di sekitar tidak aman. Ia tidak pernah kembali; tubuhnya ditemukan di RS Polri dengan tanda-tanda pengeroyokan. Menurut keluarganya, Bambang sempat diseret dan dikeroyok oleh sekelompok orang yang diduga perusuh. Insiden ini terjadi bersamaan dengan aksi penyampaian aspirasi di depan Gedung DPR yang juga diwarnai kekacauan.

Sementara itu, seorang siswa SMA bernama Faturohman (Fatur) juga menjadi korban pengeroyokan. Ia ditemukan tak sadarkan diri di Polda dengan luka parah di wajah, gigi patah, dan kepala mengalami luka hingga mengeluarkan darah. Fatur tidak bisa berdiri dan harus menggunakan kursi roda untuk bergerak. Menurut saksi, oknum tidak dikenal masuk ke gang permukiman dan menyeret Fatur ke jalan raya sebelum dikeroyok. Warga setempat berusaha menyelamatkan anak-anak lain, namun kondisi Fatur sudah terlalu parah untuk diselamatkan.

Kedua kasus ini menjadi bagian dari kekacauan yang terjadi pada malam yang sama. Keluarga korban berharap agar peristiwa serupa tidak terjadi lagi, terutama karena sudah menelan korban jiwa dan melukai banyak orang lainnya.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait