Malam Panjang 640 Pengungsi di Pulau Sukun setelah Gempa NTT
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gempa bumi magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8) memaksa 640 warga dari 310 keluarga di Pulau Sukun, Desa Samparong, Kabupaten Sikka, untuk mengungsi ke dataran tinggi. Meski rumah-rumah warga tidak rusak berat—hanya retakan ringan—getaran gempa susulan masih terasa, mendorong warga untuk lebih aman di lokasi tinggi. Di sana, tenda-tenda darurat dan terpal biru menjadi tempat tinggal sementara, dengan warga tidur berdampingan di dalamnya. Di luar tenda, warga menyiapkan makanan di tanah terbuka menggunakan panci dan peralatan sederhana di bawah penerangan minimal.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 21.10
Jusuf Kalla Turun Tangan, PMI Siapkan Operasi 3 Bulan Tangani Gempa NTT
kumparan · 22 Agustus 2026 pukul 11.40
Bocah 2 Tahun Meninggal karena Kedinginan di Pengungsian Gempa NTT
VOI · 22 Agustus 2026 pukul 11.24
Brantas Abipraya Gerak Cepat Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT
Liputan6.com · 22 Agustus 2026 pukul 09.15
Balita Meninggal di Posko Pengungsian Gempa NTT karena Kedinginan
Berita terkait
Air Bersih Lebih Dekat, Pertamina Dampingi Warga Terdampak Gempa NTT
CNBC Indonesia · 17 September 2026 pukul 12.56
PNM Peduli Salurkan Akses Air Bersih untuk Pengungsi Gempa NTT
kumparan · 22 Agustus 2026 pukul 19.28
Kekeringan Makin Meluas, Pemprov Jateng Gelontorkan 75,4 Juta Liter Air Bersih
JPNN.com · 30 September 2026 pukul 20.30
Pertamina Dekatkan Akses Air Bersih bagi Warga Terdampak Gempa NTT
CNN Indonesia · 17 September 2026 pukul 12.46