Malaysia Airlines Tes Narkoba 2.840 Awak Kabin Imbas Penangkapan Pilot di Soetta
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Malaysia Aviation Group (MAG) menggelar tes narkoba wajib terhadap 2.840 awak kabin Malaysia Airlines (MAS). Langkah ini merupakan imbas penangkapan salah satu pilotnya, Mohd Saufi bin Othman (39), di Bandara Soekarno-Hatta pada 29 Juli atas penyelundupan 26 kg narkoba dan hasil tes urine positif. Saat penangkapan di penerbangan MH727 tersebut, pilot terkait berstatus sedang tidak bertugas dan duduk sebagai pengamat di kursi kokpit tambahan.
Sebelumnya, MAG telah menuntaskan tes narkoba terhadap 1.260 pilot aktif MAS dengan seluruh hasil dinyatakan negatif. Pemeriksaan terhadap ribuan awak kabin dijadwalkan rampung pada 3 September, lebih cepat dari tenggat Otoritas Penerbangan Sipil Malaysia. Pemeriksaan serupa juga dilakukan terhadap 158 pilot dan 163 awak kabin anak perusahaannya, Firefly, yang sejauh ini seluruhnya menunjukkan hasil bebas narkoba.
Manajemen MAG menegaskan komitmen keselamatan dengan memperketat pemeriksaan rutin serta tes acak bagi seluruh lini operasional. Sementara itu, tersangka Saufi saat ini ditahan otoritas Indonesia untuk proses hukum lebih lanjut, didampingi temuan kepolisian Malaysia bahwa aksi penyelundupan telah berlangsung sejak 2024.
Bagikan
Berita terkait
1.260 Pilot Malaysia Airlines Wajib Tes Narkoba Usai Penangkapan di Soetta
Detik.com · 7 Agustus 2026 pukul 15.57
Malaysia Airlines Wajibkan 1.260 Pilot Tes Narkoba Usai Kasus Soetta
CNBC Indonesia · 9 Agustus 2026 pukul 13.00
Kopilot Malaysia Airlines Selundupkan 26 Kg Ekstasi ke RI, Siapa yang Pesan?
Detik.com · 4 Agustus 2026 pukul 13.10
Kemenhub Tes Acak Kru Pesawat Usai Kopilot Malaysia Terjerat Kasus Narkoba
Detik.com · 4 Agustus 2026 pukul 08.19