Malaysia Cabut Status Darurat Kabut Asap di Sarawak Imbas Karhutla RI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Otoritas Malaysia mencabut status darurat kabut asap di Sarawak pada Senin (7/9) setelah berlakunya selama beberapa hari. Penetapan ini sebelumnya disetujui oleh Raja Malaysia, Sultan Ibrahim, pada Jumat (4/9) lalu. Pencabutan dilakukan meskipun tingkat polusi udara di wilayah tersebut masih terdeteksi pada level "sangat tidak sehat", yang disebabkan oleh kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan, Indonesia. Situasi kritis ini terutama terlihat di area Serian, yang berjarak 65 kilometer dari Kuching, ibu kota Sarawak. Pada Jumat (4/9), angka API di Serian mencapai 519, melampaui ambang batas kritis 500. Menurut Dewan Sumber Daya Alam dan Lingkungan Sarawak, hujan yang turun pada akhir pekan berhasil menurunkan angka API ke kisaran 200-an pada Senin (7/9). Kabut asap ini juga mempengaruhi sebagian wilayah Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Brunei selama beberapa minggu terakhir.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 5 September 2026 pukul 23.18
Asap Karhutla Indonesia Makin Parah, Malaysia Tutup 647 Sekolah di Sarawak
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 13.54
Imbas Karhutla Mereda, Malaysia Cabut Status Darurat Kabut Asap
CNN Indonesia · 5 September 2026 pukul 16.22
FOTO: Wajah Tak Sehat Udara Palembang Terbekab Kabut Asap Karhutla
ANTARA News · 5 September 2026 pukul 14.17
Kabut asap karhutla menyelimuti Palembang
Berita terkait
Malaysia Tetapkan Status Darurat di Sarawak Imbas Asap Karhutla RI
Detik.com · 4 September 2026 pukul 18.04
Breaking! Malaysia Tetapkan Status Darurat Akibat Kabut Asap
CNBC Indonesia · 4 September 2026 pukul 18.03
Malaysia Gelar Operasi Menyemai Awan Selama 3 Hari demi Kurangi Kabut Asap
Detik.com · 4 September 2026 pukul 09.34
Asap Karhutla Indonesia Kepung Malaysia, Kuala Lumpur Desak ASEAN Perketat Aturan
VOI · 4 September 2026 pukul 09.15