Jakarta · Minggu, 23 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Malaysia dan Brunei Sepakat Gunakan Mekanisme ASEAN Atasi Asap

Malaysia dan Brunei Darussalam sepakat memanfaatkan mekanisme ASEAN untuk menangani kabut asap lintas batas yang kembali membengkelam wilayah Kalimantan hingga ke perbatasan keduanya. Isu ini dibahas dalam Pertemuan Konsultasi Tahunan Pemimpin ke-27 (ALC-27) antara Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Anwar Ibrahim dan Sultan Brunei Hassanal Bolkiah. Kedua negara menunjuk Menteri Luar Negeri Malaysia untuk mengatasi persoalan ini melalui jalur diplomatik ASEAN. Kabut asap disebabkan oleh kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan yang mempengaruhi kualitas udara di wilayah Malaysia. Berdasarkan data Air Pollution Index Management System (APIMS), Indeks Pencemaran Udara (API) di Serian, Sarawak mencapai 190, sementara 10 wilayah lain seperti Kuching, Samarahan, dan Sarikei juga mencatat API di kategori tidak sehat (151-182). API pada rentang 101-200 dikelompokkan sebagai tidak sehat bagi kesehatan. Kementerian Sumber Daya Alam dan Kelestarian Lingkungan Malaysia akan mengirimkan surat resmi ke Sekretariat ASEAN dalam waktu dekat untuk mendapatkan dukungan regional dalam penanggulangan kebakaran hutan dan dampak asapnya.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait