Malaysia dan Brunei Sepakat Gunakan Mekanisme ASEAN Buat Atasi Asap
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Malaysia dan Brunei sepakat menggunakan mekanisme ASEAN untuk menangani kabut asap lintas batas yang menyebar dari kebakaran di Kalimantan Tengah. Pada ALC-27 (22-23 Agustus 2026), Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim dan Sultan Brunei sepakat mengajukan solusi diplomatik melalui Kementerian Luar Negeri Malaysia ke Sekretariat ASEAN. Data APIMS menunjukkan 11 wilayah Malaysia mencapai API 151-190 pada Sabtu pagi, termasuk Serian (190), Kuching (182), dan Samarahan (177). Kebakaran menyebabkan asap menyebar ke perbatasan Malaysia dan Brunei, mempengaruhi kesehatan warga.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 19.59
Komisi I DPR Dukung Komunikasi RI dengan Negara-negara Tetangga Diperkuat
JawaPos · 22 Agustus 2026 pukul 18.47
Layanan Penerbangan di Samarinda Masih Aman Meski Sebagian Kalimantan Dilanda Karhutla
JPNN.com · 22 Agustus 2026 pukul 16.30
Hotspot Karhutla di Kalimantan Ribuan, Pakar Kehutanan Minta Publik Tak Panik
Liputan6.com · 22 Agustus 2026 pukul 16.09
Kabut Asap Kebakaran Hutan Masih Hantui Desa Limbung Kalbar
Berita terkait
Malaysia dan Brunei Sepakat Gunakan Mekanisme ASEAN Atasi Asap
CNBC Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 06.00
Kabut Asap Muncul Dekat Bandara, Lahan 8.900 Hektar Terbakar
CNBC Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 19.10
Tanpa Masker, Prabowo Hirup Kabut Asap dari Kebakaran Hutan Kalimantan
CNBC Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 18.16
Kabut Asap Ganggu Penerbangan Kalimantan, Kemenhub Buka Suara
Liputan6.com · 22 Agustus 2026 pukul 12.30