Malaysia Kirim Tim SMART dan Bantuan US$1 Juta untuk Korban Banjir Nepal
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Malaysia telah mengerahkan Tim Pencarian dan Penyelamatan Khusus (SMART) untuk membantu operasi kemanusiaan pasca-bencana banjir bandang di perbatasan Nepal dan Tiongkok. Perdana Menteri Anwar Ibrahim memastikan tim akan segera berkoordinasi dengan pemerintah Nepal untuk operasi pencarian dan penyelamatan, termasuk memastikan keselaman warga negara Malaysia di zona bencana. Malaysia juga menyumbangkan bantuan finansial senilai 1 juta dolar AS (sekitar Rp15,4 miliar) untuk mendukung pemulihan pasca-bencana di Nepal. Bantuan ini dikirim setelah pemerintah Nepal mencabut keputusan awal menolak bantuan asing akibat tekanan internasional dan meningkatnya jumlah korban. Menurut data terbaru, bencana ini menyebabkan ratusan kematian dan ribuan orang hilang, dengan kondisi medan pegunungan Himalaya yang sulit dan cuaca ekstrem memperlambat evakuasi. Tim SMART diharapkan dapat mempercepat proses evakuasi di wilayah terisolir.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 30 Agustus 2026 pukul 15.21
Nepal Peringatkan Warga Soal Banjir Susulan, Pengungsi Cari Tempat Tinggi
Detik.com · 30 Agustus 2026 pukul 14.38
Korban Tewas Banjir Nepal-Tibet Jadi 750 Orang, Operasi SAR Terkendala
SINDOnews · 30 Agustus 2026 pukul 09.30
Banjir Dahsyat Nepal Hancurkan Lembah Himalaya: 675 Orang Tewas, Hampir 2.500 Hilang!
CNBC Indonesia · 30 Agustus 2026 pukul 07.00
Korban Tewas Capai 682 Orang, Nepal-Tibet Masih Dihantui Banjir Besar
Berita terkait
91 Warga Malaysia Hilang Kontak di Tengah Banjir Bandang Nepal dan China
Detik.com · 29 Agustus 2026 pukul 22.27
Daftar Lengkap Korban Hilang Banjir Nepal-Tibet: Ratusan Turis Asing belum Ditemukan
Media Indonesia · 29 Agustus 2026 pukul 12.00
Viral Pria Curi Anting Emas dari Jasad Korban Banjir Nepal, Terlalu!
Detik.com · 29 Agustus 2026 pukul 11.00
Update Terkini Banjir Bandang Nepal: Korban Bertambah-Ada Bahaya Baru
CNBC Indonesia · 29 Agustus 2026 pukul 09.45