Malaysia Panas, Pemerintah PM Anwar Ibrahim Terancam 'Pecah'
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Partai Aksi Demokratik (DAP), partai terbesar dalam koalisi pemerintahan Perdana Menteri Anwar Ibrahim, akan menggelar pemungutan suara pada 16 Agustus 2026 untuk menentukan apakah para pemimpinnya akan tetap menduduki jabatan di kabinet. Keputusan ini diumumkan Sekretaris Jenderal DAP Anthony Loke menyusul penurunan dukungan publik terhadap partai dan koalisi pemerintah setelah serangkaian kekalahan dalam pemilu daerah. DAP yang selama ini menjadi basis dukungan utama pemilih etnis minoritas dan kelompok progresif di Malaysia, mengalami penurunan popularitas akibat kritik terhadap penanganan kasus korupsi, isu ras dan agama, serta penundaan realisasi agenda reformasi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 2 Agustus 2026 pukul 21.30
2 Target Politik Golkar: Kawal Prabowo-Gibran, Kursi Legislatif Harus Bertambah
Berita terkait
Partai Ummat Hadiri Kongres Nasional Keadilan, Bahas Penguatan Kerja Sama Politik
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 12.49
Anwar Ibrahim Dirawat di Rumah Sakit, Ini Kondisi Terbarunya
CNBC Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 13.00
PM Malaysia Anwar Ibrahim Dirawat di Rumah Sakit, Ada Apa?
CNBC Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 11.30
Pemilu di Negeri Sembilan Digelar, Koalisi PM Anwar Ibrahim Hadapi Ujian Berat
SINDOnews · 1 Agustus 2026 pukul 18.09